banner-1

Politik

RP Cium Aroma “Begal KTP ” Warga, Tim DIAmi: Berikan Kepercayaan Kepada Penyelenggara

Makassar, metrotimur.com – Tim penjaring dukungan paslon DIAmi menilai begal KTP itu bisa terjadi, tetapi pihak lain yang berpotensi melakukannya.

Hal itu disampaikan setelah hilangnya komputer data Kantor Lurah Bangkala dan sejumlah dokumen Kelurahan yang raib dicuri oleh oknum yang tak bertanggung jawab, jum’at pagi (8/12/17).

“Saya tidak mengatakan ini begal KTP tapi begal data, dari fakta kejadian pelakunya sepertinya menarget data dimana menurut seklur Bangkala kalau semua laci meja staf itu diobrak abrik dan ada pembakaran berkas beserta bendera merah putih didalam ruangan kerja Seklur Bangkala, ” Kata Tim Penjaring dukungan Kelurahan Bangkala untuk pasangan DIAmi, BL .

Sekaitan dengan pernyataan salah satu anggota Dewan Makassar dari fraksi Golkar, Rahman Pina disalah satu media mengatakan ia mencium ada Begal KTP Warga, BL enggang menanggapi serius.

“Kalau itu pernyataan politiknya Rahman Pina dan itu juga asumsi politiknya, tetapi perlu dipertanyakan juga, apa dasarnya mencium aroma akan terjadi begal KTP warga disaat verifikasi faktual nantinya, sementara dua tahapan sebentar lagi akan dilalui oleh pasangan DIAmi, sangat tidak berdasar secara logika ketika penyelenggara diragukan prefesional kerjanya dan itu mengkhawatirkan ketika paham itu lahir, ” kata BL.

Menurut BL, seharusnya penyelenggara harus diberi kepercayaan penuh bukan diragukan, biarlah mereka bekerja dengan baik, karena kami percaya penyelenggara akan netral dan terpercaya, kemudian diverifikasi faktual nanti ada Panwas dan tentu akan fokus dalam pengawasan, jangan ada semacam upaya intervensi dari pihak manapun, Kata BL.

Nah dengan adanya kejadian pencurian komputer milik Kantor Lurah Bangkala dimana didalamnya ada data warga ini juga kemudian menjadi pertanyaan bagi saya sebagai tim DIAmi ditingkat Kelurahan, apa hubungannya begal KTP dengan pencurian komputer Kantor Lurah Bangkala tersebut.

Baca juga :  Terkait Himbauan Walikota, PKS : Bangga Kami

“Saya juga bisa berasumsi dan bahkan mencium aroma begal KTPnya salah masuk rumah, ataukah asumsi saya mengatakan mungkin begal KTPnya ini pikir data dukungan itu di kerjakan di Kantor Lurah, padahal apa hubungannya dengan kerja – kerja kami sebagai tim pengumpul dukungan dengan orang – orang kelurahan, jadi semua hanya asumsi dan semua orang bisa berasumsi, ” kata BL. (Ron).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top