banner-1

Politik

Sarat Kepentingan Politik, Farouk M Betta Dinilai Cedarai Marwah Organisasi Karang Taruna

Ketua Karang Taruna Kota Makassar, Mahmud Lakaiya

Makassar, metrotimur.com – Tingginya suhu pilkada serentak di Sulsel, Ir.Mahmud Lakaiya harus terdepak dari pucuk pimpinan Karang Taruna Kota Makassar.

Pengambilan keputusan atas pemecatan Ir. Mahmud Lakaiya sebagai KT Makassar yang dilakukan oleh Ketua Karang Taruna Sulsel yang juga merupakan Ketua DPRD Kota Makassar, Farouk M Betta, menurut Ketua Karang Taruna Kelurahan Panaikang Kecamatan Panakukang, Nasaruddin, keputusan KT Sulsel Farouk M Betta sarat dengan kepentingan politik.

“Tindakan yang diambil oleh KT Provinsi sulse Farouk M Betta dengan memberhentikan KT Kota Makassar telah mencedarai marwah organisasi Karang Taruna itu sendiri, dimana kebijakan yang diambil oleh KT sulsel sangat tidak beralasan dan sangat bertentangan dengan AD/ART Karang Taruna, ” Kata Nasaruddin, jum’at (12/1/18).

Pemberhentian Ir. Mahmud Lakaiya sebagai Ketua KT Makassar kata Nasaruddin, diduga bagian dari ketidak puasan seorang petinggi partai Golkar yakni Farouk M Betta yang tidak sejalan dengan keinginan politiknya untuk mendukung kandidat walikotanya di Pilwali Makassar.

“Pemecatan tanpa dasar ini kami mensinyalir kalau KT Sulsel menilai KT Makassar tidak ingin ikut mendukung kandidat usungan partia Golkar di Pilwali Makassar. Kalaupun itu indikatornya KT Makassar tidak patuh atas perintah pilihan politik KT Sulsel, jangan kemudian aturan di organisasi Karang Taruna kemudian diobrak abrik hanya kepentingan politik pribadinya, ” tegas Nasaruddin.

Perlu diketahui kata Nasaruddin, bahwa kami KT Makassar itu bekerja sosial untuk masyrakat dan wajib bersinergi dengan pemerintah dan itu sudah menjadi bagian dari visi dan misi Karang Taruna tersebut, bukan kemudian kerja – kerja sosial yang selama ini KT Makassar khususnya di tingkat Kelurahan dengan turun ke masyarakat bersama pemerintah lalu kemudian menjadi acuan untuk memecat Ketua KT Makassar, kata Nasaruddin.

Baca juga :  Peringatan HHD dan HKD 2017, Danny Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Melalui " Sombere dan Smart City "

Kami menyampaikan bahwa Karang Taruna Kota Makassar merupakan organisasi yang di SK kan oleh Walikota Makassar berdasarkan AD/ART dan pedoman dasar Karang Taruna, begitu juga Karang Taruna Kecamatan dan Kelurahan ditanda tangani oleh masing – masing Camat dan Lurah, terang Nasaruddin.

Berdasarkan keputusan Karang Taruna Provinsi Sulsel, Farouk M Betta setelah memberhentikan KT Makassar, Ir. Mahmud Lakaiya sebelum masa jabatan selesai yakni 2015 – 2020, Farouk M Betta mengangkat saudara Muhammad Rizal ( jabatan Ketua I) sebagai Caretaker (Pelaksana Tugas) Karang Taruna Makassar. (Fhr).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top