banner-1

Edukasi

Selain Bentuk Ibadah Wajib , Puasa Memiliki Manfaat Bagi Kesehatan

Makassar, metrotimur.com – Puasa bagi umat Islam merupakan kewajiban di bulan Ramadan. Selain merupakan ibadah, puasa juga ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.

1. Puasa adalah alat yang sangat baik untuk menurunkan berat badan – Telah ada penelitian yang mendukung puasa sebagai alat yang sangat baik untuk menurunkan berat badan. Dalam sebuah penelitian, pasien non obesitas kehilangan rata-rata 4% dari total lemak saat mereka berpuasa secara bergantian selama 22 hari. Juga harus dicatat bahwa tingkat insulin puasa mereka juga menurun. Dalam penelitian lain yang dilakukan pada orang gemuk, puasa, yang berarti hanya mengkonsumsi 25% kebutuhan kalori harian mereka menghasilkan penurunan berat badan rata-rata 5,5 pon dalam periode delapan minggu. 3% lemak tubuh juga hilang, seiring dengan penurunan kadar kolesterol total dan LDL (buruk).

2. Puasa meningkatkan sekresi Hormon Pertumbuhan Manusia (HGH), yang penting untuk membakar lemak. Puasa juga bisa meningkatkan pembentukan otot, menurunkan kadar insulin

3. Puasa bagi seorang atlet – Puasa telah terbukti memiliki efek yang baik pada massa tubuh serta penanda kesehatan lainnya pada atlet profesional. Hal ini karena, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, puasa dapat secara efektif mengurangi kelebihan lemak, sekaligus mengoptimalkan pertumbuhan otot, karena produksi HGH. Atlet disarankan untuk mengkonsumsi protein berkualitas tinggi setengah jam setelah menyelesaikan latihan mereka untuk secara bersamaan membentuk otot dan mengurangi lemak. Puasa disarankan ketika di hari-hari latihan, sedangkan atlet dianjurkan untuk makan pada hari-hari permainan.

4. Puasa sangat bagus untuk menormalisasi sensitivitas insulin – Bila tubuh Anda mengandung terlalu banyak karbohidrat dan gula, ini bisa menjadi resisten insulin, yang kemudian akan membawa jalan menuju sejumlah penyakit kronis. Jika Anda tidak ingin turun ke jalur ini, berarti Anda harus menjaga tubuh Anda tetap peka terhadap insulin. Puasa adalah cara yang efektif untuk menormalkan kepekaan insulin.

Baca juga :  Prestasi Membanggakan, SMA 12 Makassar Wakili Sulsel Pramuka Nasional di Kota Malang

5. Puasa dapat menormalkan kadar ghrelin – Apa itu ghrelin? Hal ini sebenarnya juga dikenal sebagai hormon kelaparan, karena bertanggung jawab untuk memberitahu tubuh Anda bahwa jikalau lapar. Saat Anda berpuasa, kadar ghrelin di tubuh Anda menormalkan rasa lapar, jadi sebenarnya menjadikan lebih akurat dalam memberi tahu Anda apakah Anda benar-benar harus makan, atau berhenti minum makanan ringan sampai nanti.

6. Menurunkan kadar trigliserida – Bila Anda mengkonsumsi terlalu banyak kolesterol, kadar trigliserida Anda mungkin meningkat, membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit jantung. Puasa telah diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, yang berarti juga menurunkan pembentukan trigliserida. Namun, Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah bahwa puasa tidak mempengaruhi tingkat kolesterol baik HDL dalam tubuh.

7. Puasa dapat memperlambat proses penuaan – Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, puasa dapat menyebabkan tubuh menghasilkan lebih banyak hormon pertumbuhan manusia. Hormon ini sebenarnya berhubungan erat dengan proses penuaan. Bila tubuh memproduksi lebih sedikit HGH, maka cenderung menua lebih cepat juga. Jadi pada dasarnya, aman untuk menyimpulkan bahwa puasa dapat membantu usia tubuh lebih lambat.(*)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top