Makassar

Selamatkan Fasum Fasos, Kerja Keras KPK RI, Kejari dan Tim Aset Makassar, PT. GMTD Patuhi Kewajibannya

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Kerja keras Tim Aset Pemkot Makassar, Kejaksaan Negeri Makassar (Kejari) dan Korsubgah KPK RI Wilayah VIII, fasum fasos milik Pengembang PT. GMTD yang terletak di Kawasan jalan Tanjung Metro Makassar diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar, setelah sekian lama pihak PT. GMTD belum juga menyerahkan Fasum Fasosnya, rabu (17/7/19).

Diketahui sebelumnya, sebelum masa akhir jabatannya berakhir; Danny Pomanto bersama Korsupgah KPK Wilayah VIII, Kejari Makassar dan Tim Penyelamat Aset Pemkot Makassar, lahan GMTD menjadi salah satu terget investigasi fasum fasos yang diduga bersoal.

Kemudian dari hasil kajian dari Tim Aset, Kejari Makassar dan Korsupgah KPK RI wilayah VIII dibawah komando Aldiansyah Malik Nasution, melahirkan instruksi KPK RI kepada pemerintah Kota Makassar untuk segera mungkin mengeluarkan rekomendasi dalam bentuk Surat Kuasa Khusus bantuan hukum kepada pihak Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kota Makassar.

“Kita (KPK) turun bersama – sama tim aset dan JPN Makassar dibeberapa titik fasum fasos dan sejumlah aset yang bersoal, dari situ kami instruksikan kepada Pemkot Makassar untuk segera mengeluarkan rekomendasi SKK dalam rangka meminta bantuan hukum kepad JPN, ” kata Aldiansyah Malik Nasution, beberapa waktu yang lalu, rabu (1/5/19) usai meninjau sejumlah fasum fasos yang bersoal.

Yang pertama lahirlah 9 SKK Pemkot Makassar kepada Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kota Makassar. Dari 9 SKK pertama itu, fasum fasos Sejak itu, JPN dibawah komando Kasidatun Kejari Makassar, Adnan, bersama Tim Aset Kota Makassar di bawah kendali kepala Inspekorat Makassar, Zainal Ibrahim dengan menggandeng, Disperkim, Dinas PM-PTSP, Dinas Tata Ruang, BKAD, Dinas Pertanahan dan Pihak BPN kota Makassar, melakukan kajian – kajian hukum dan verifikasi admistrasi diberbagai pertemuan khusus, bahkan dalam pertemuan – pertemuan tersebut, pihak GMTD ikut dihadirkan.

Baca juga :  Danny Harap Mahasiswa dan Pemuda Aktif Beri Masukan ke Pemerintah Kota

“Sejak 9 SKK diserahkan kepada kami (JPN), kami langsung bergerak cepat melakukan komunikasi dengan tim aset pemkot Makassar sebagai jalur koordinasi dalam penyelamatan dan pengawalan carut marut fasum fasos kota Makassar bukan hanya fasum fasos PT. GMTD tapi banyak lagi diluar dari 9 SKK, ” kata Adnan, rabu (17/7/19).

Sebelumnya, dari 9 SKK fasum fasos tersebut, melalui Kabid PSU Disperkim, Andi Garibaldi pernah menyampaikan, bahwa dari 9 SKK tersebut 7 diantaranya ditempuh melalui jalur nonlitigasi (negoisasi) dan 2 yakni fasum fasos PT. GMTD dan Fasum fasos Kompleks Bumi Tamalanrea Permai dalam proses pendalaman dengan alasan kedudukan soalnya berbeda.

Sementara itu Kasi Penyerahan PSU Disperkim Makassar, Hirman menyampaikan, “Dari 9 SKK instruksi KPK, 7 hanya seputaran administrasi saja dan sudah masuk tahapan penyerahan, untuk GMTD dan BTP memang kedudukan kasusnya beda, tapi tetap akan mengarah kepenyerahan ke Pemkot Makassar, hari ini PT. GMTD sudah serahkan tapi bertahap, hari ini ada 3 objek yang diserahkan semua fasum (jalanan), status dokumennya HGB, ” kata Hirman, rabu (17/7/19).

Diketahui, tidak seperti sebelumnya, proses penyerahan fasum fasos Kota Makassar dilaksanakan di Kantor Pemerintahan Kota Makassar sendiri, bahkan Tim Aset Pemkot Makassar bersama Kejari Makassar, pernah melaksanakan serah terima Fasum fasos dihadapan warga, seperti penyerahan fasum fasos Kompleks Pesona Prima Griya, Kelurahan Bangkala Kecamatan Panakukang, saat itu hadir langsung  Wali Kota Makassar, saat itu, Danny Pomanto, Tim Aset, Kejari Makassar.

Kali ini, proses penyerahan fasum fasos Makassar dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulsel, sekaligus dirangkaikan penyerahan Fasilitas lahan Olah raga Stadion Barombong.

Foto: Penyerahan Penghargaan Penyelamatan Fasum fasos Kota Makassar, dari Sekda Kota Makassar, Andi Ansar kepada Kejari Makassar, Dicky Rachmat Rahardjo di Kantor Gubernur Sulsel, rabu (17/7/19).

Terlaksananya penyerahan Fasum PT. GMTD ke Pemkot Makassar, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Dicky Rachmat Rahardjo menerima penghargaan dari Pemerintah Kota Makassar, sebagai apresiasi selama Kejari ikut langsung dalam proses penyelamatan fasum fasos di Kota Makassar. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Ansar.

Baca juga :  IWO Sulsel Resmi Dilantik

Dari pantauan, hadir dalam serah terima PSU PT. GMTD , Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Andi Ansar Sekda Makassar, Dicky Rachmat Rahardjo Kajari Makassar,  Kasidatun Kejari Makassar, Adnan, Komisaris PT. GMTD, fokompinda, Kakanwil Pertanahan Sulsel dan Tim Aset Pemkot Makassar. (Ron).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top