banner-1

NEWS

Seruan IMMIM Kepada Muballiq/Khatib Tentang Ceramah dan Khotbah

Ketua umum DPP IMMIM

Makassar, metrotimur.com – Sejalan dengan seruan menteri agama RI pada tanggal 28 April 2018 tentang ceramah dan Khotbah, Dewan pengurus Pusat (DPP) Ikatan Masjid Musallah Indonesia Muttahidah (IMMIM) sebagai lembaga Kemasjidan dan Muballiq, menyerukan kepada para Muballiq/ Khatib agar dalam menyampaiakan ceramahnya untuk tetap berdasarkan pada prinsip – prinsip dakwah dalam Al qur’an.

Seruan tersebut disampaiakn langsung oleh ketua Umum DPP IMMIM, Prof. DR.Ahmad M.Sewang, di Geudng IMMIM , Jalan Jendral Sudirman Makassar, siang tadi, kamis (4/5/17). Adapun bunyi seruannya sebagai berikut :

1. Para Muballiq/Khatib dalam menyampaikan ceramahnya hendaknya berdasarkan pada prinsip – prinsip dakwah dalam Al Qur’an, yaitu penuh hikmah, mengingatkan dengan cara yang baik, dan dialog yang saling menghargai.

2. Para Muballiq/Khatib, dalam materi ceramahnya harus memperlihatkan nilai- nilai KeIMMIMan, yaitu persatuan, toleran, moderasi, independensi dan cinta tanah air.

3. Materi ceramahnya hendaknya bisa memberi nilai pencerahan dan pencerdasan kepada para jamaah dan tetap memperhatikan motto IMMIM bersatu dalam akidah/usuliah dan toleransi dalam Furu Khilafiah.

4. Para pengurus masjid hendaknya memelihara kesucian masjid sebagai tempat menyejukkan dan steril dari segala bentuk yang bisa menyebabkan timbulnya perpecahan, baik antara ummat beragama atau intern ummat Islam.

5. Muballiq/Khatib dan pengurus Masjid harus menaati kode etik muballik dan kode etik pengurus masjid dengan menetapkan kepentingan agama, bangsa dan negara daripada kepentingan golongan dan pribadi.

6. Muballiq/Khatib dan pengurus masjid harus terus menerus memelihara ukhuwah (islamiah, Wataniah dan Basyariah), menjaga kerukunan dan persatuan ummat beragama.( Ron)

Baca juga :  Tim Swakelola Kelurahan Manggala Bersihkan Jalan Poros Perumnas Antang
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top