Makassar

Sukseskan Event Di Malino, F8 Masih Mengambang, Dewan Sebut Pemkot Makassar Tidak Peka

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Event Beutiful Malino 2019 yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa yang berlangsung hari ini, Sabtu, 13 – 14 Juli 2019 berhasil menarik perhatian wisatawan manca negara.

Beberapa kegiatan seperti Parade bunga dan Trail Adventure dengan tema ‘Romantik’ berlangsung meriah.

Gubernur Sulsel, Nurdian Abdullah, Bupati Gowa, Adnan Puritcha IYL, PJ Wali Kota Makassar, Iqbal Suaeb dan beberapa Pejabat Pemkot Makassar turut hadir seperti Kepala Dinas Pariwisata dan jajarannya.

Namun meriahnya Beautiful Malino 2019 yang dirasakan warga Kabupaten Gowa tidak seperti yang dirasakan warga Kota Makassar. Mereka harus kehilangan kemeriahan F8 yang telah dilaksanakan selama 3 Tahun berturut-turut sejak pemerintahan Wali Kota Makassar, Ir Mohammad Ramdhan Danny Pomanto.

Terkait hal tersebut, Sekertaris Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Wahab Tahir kembali angkat bicara.

“F8 itu karya monumental yang digagas oleh pak Danny selama menjabat Wali Kota Makassar, dan itu harus dilanjutkan. Karena kegiatan tersebut tujuannya adalah kebanggaan rakyat Kota Makassar, dan kalau dihentikan maka kesan politisnya tinggi sekali, ada apa sebenarnya, ” ujar Wahab, sabtu malam (12/7/19).

Selain itu, Wahab juga memberikan sindiran keras kepada Kadis Pariwisata Kota Makassar. Pasalnya F8 sudah dikenal hingga ke Manca Negara bahkan telah menjadi kalender nasional. Harusnya Kata Wahab, Pemkot Makassar dibawah Pj Wali Kota untuk tetap melanjutkan, bahkan seharusnya meningkatkan kepercayaan sponsor dan Pemerintah pusat untuk tetap mempertahankan F8 sebagai 10 event Nasional terbaik.

“Harusnya dipertahankan, bukan bangga dengan karya orang lain, sementara kebanggan rakyat Makassar diabaikan. F8 itu sudah dikenal di manca negara bahkan menjadi kalender nasional kenapa mau dihentikan?, mungkin begitulah kalau kadisnya bodoh, sampai kapau-pau (asal bicara), ” ujar Wahab.

Baca juga :  Danny Pomanto Tertarik Tenaga Energi Listrik dari Italia

Selain itu, Wahab Tahir juga meminta kepada Pj Wali Kota Makassar dan Kadis Pariwisata Kota Makassar untuk peka terhadap kondisi menurunnya PAD Kota Makassar, menurut Wahab Tahir, selain minimnya sektor pariwisata di Kota Makassar, Ia juga menyampaikan bahwa hampir semua pengusaha Hotel dan Restaurant menjerit, dimana minat pengunjung sangat menurun.

“Kota Makassar tidak punya destinasi selain benteng fort roterdam dan Makam Raja Tallo, harusnya Kadis dan PJ Wali Kota peka terhadap kondisi ini, pengusaha hotel semuanya mengeluh sudah akhir semester pertama, tingkat hunian masih rendah, salah satu penyebabnya karena tidak ada kegiatan-kegiatan yang bertaraf Nasional maupun Internasional, Harusnya Kadis yang tidak ngerti tufoksinya diganti saja karena akan jadi beban bagi pemerintahan pj Walikota,” kata Wahab

Diketahui, hingga saat ini belum ada kejelasan Event Eight Festval (F8) Kota Makassar kembali di laksanakan. (Ri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top