Makassar

Taat Hukum, Dua Pengembang Beri Contoh Penyerahan Fasum Fasos Kepada Pemkot Makassar

MAKASSAR, METROTIMUR.COM  – PT. Prima Karya Bentala Permai dan PT. Alif Taman Firdaus resmi menyerahkan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) kepada Pemkot Makassar.

Pada penyerahn fasum fasos tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto didampingi langsung oleh Wakil Walikota Makassar, Syamsul Rizal dengan penandatanganan Berita acara serah terima yang dilaksanakan di Kantor pemasaran Kompleks Pesona Prima Griya, Jalan Tamangapa Raya 3 Kel. Bangkala Kec. Manggala, kamis (2/5/19).

Turut hadir dalam penyerahan PSU tersebut, yakni Forkompinda dalam hal ini, Kasidatun Kejari, unsur Kepolisian, TNI, SKPD terkait, REI, Ketua LPM Kel. Bangkala ,Camat Manggala, Sekcam Manggala dan seluruh Lurah Se -Kecamatan Manggala serta RT/RW Kompleks Pesona Prima Griya.

Foto: Serah Terima Fasum Fasos dari Dua Pengembang kepada Pemkot Makassar, di Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala,kamis(2/5/19).

Adapun prosesi penyerahan fasum fasos merupakan kali pertama dilakukan didepan masyarakat umum dan akan menjadi contoh dalam sejarah penyerahan fasum fasos di Kota Makassar dan seluruh wilayaha Kabupaten/ Kota yang ada di Indonesia.

“Ini hal yang menarik dalam sejarah penyerahan fasum fasos selama ini yang dilaksanakan oleh pihak kedua pengembang kepada Pemkot Makassar, selama ini tidak ada, ” kata Danny Pomanto dalam sambutannya di hadapan warga.

Lanjut Danny, komitmen Pemerintah sebagai wujud transparansi dalam hal kepentingan rakyat, maka hari ini, meskipun dimasa akhir jabatannya sebagai Wali Kota dan Wakil Walikota, ini bisa menjadi tolak ukur kedepan, bahwa model penyerahan yang terbuka seperti ini akan menjadi catatan bagi warga, bahwa bukan hanya pemerintah yang akan menjaga aset negara tersebut, tetapi wargapun ikut serta dalam pengawalan dan pengamanan aset.

Baca juga :  Peredaran Uang di Bank Sampah Makassar capai 2,9 Miliar

“Ini harus jadi contoh kedepan, bukan hanya pemerintah, tapi warga juga akan ikut mengawal dan menjaga aset negara tersebut, jadi pointnya adalah, masyarakat ikut melegitimasi keberadaan fasum fasos tersebut, sehingga upaya – upaya pihak atau oknum yang ingin menyalahgunakan dapat diamputasi, ” ungkap Danny Pomanto.

Sementara itu Suhartini Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar (Disperkim), sebagai panitia pelaksanaan serah terima dan penandatanganan penyerhan fasum fasos tersebut, mengatakan, bahwa dasar penyerahan PSU ini tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2009 tentang dalam negeri tentang pedoman penyerahan PSU perumahan dan permukiman di daerah.

“Serah terima PSU Ini sesuai dengan ketentuan, dihadapan masyarakat adalah bagian dari keterbukaan Pemerintah, bahwa penyerahan PSU ini disaksikan langsung oleh masyarakat atau warga yang ada disekitarnya,” kata Suhartini

Untuk luasan atau fasilitas yang diserahkan oleh kedua pengembang tersebut kepada Pemkot Makassar, Suhartini menyampaikan, dari PT. Primakarya Bantala Permai selaku pengembang perumahan Pesona Prima Griya dengan luas PSU 41.715, 62 meter persegi. Di dalamnya terdapat jalan, taman, masjid, drainase serta tiang listrik dan lampu jalan 89 titik.

Sementara PT. Alif Taman Firdaus menyerahkan sebagai pengembang Perumahan Daeng Sirua Regency dengan luas 1.305 meter persegi dan tiang listrik di enam titik yang dibangun Tahun 2017 lalu, jelas Suhartini. (Ron)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top