banner-1

Makassar

Tahun Baru Islam, Danny Zikir Bersama Ribuan Warga Ujung Tanah

Makassar, metrotimur.com – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto ikut melakukan zikir bersama menyambut tahun baru 1439 hijrah bersama ribuan warga dan anggota Laskar Anak Lorong na Makassar di mesjid Nurul Iman, Kel. Totaka, Kec. Ujung Tanah, Jumat, (22/9).

Danny sapaan akrab wali kota yang dikenal religius ini mengatakan tersebut sebagai salah satu bentuk rasa syukur dan ungkapan terima kasih kepada Allah SWT.

Ia juga menyampaikan, agar tahun baru hijriah yang diawali pada 1 Muharram diharapkan bisa dimaknai sebagai sebuah proses hijrah ke arah yang lebih baik sebagaimana pada tahun ini Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah dari Mekah ke Yastrib (Madinah).

“Kalau dalam program pemerintah kota Makassar hijrah itu, dua kali tambah baik,” sebut Danny.

Menurutnya, dalam kehidupan ini haruslah senantiasa progresif yang berarti hari ini mesti lebih baik dari hari kemarin. Begitu pun hari esok harus lebih baik dari hari ini.

Alhamdulillah, lanjutnya, dalam pemerintahannya, proses hijrah atau pencapaian dua kali tambah baik itu sudah bisa terlihat dari berbagai prestasi yang dicapai Makassar.

“Contohnya dalam kebersihan apakah kita sudah dua kali tambah baik. Alhamdulillah, baru tiga tahun kita sudah berhasil meraih empat adipura, tiga adipura nasional yang didapatkan setiap tahun berturut- turut dan satu adipura ASEAN,” ungkapnya.

Begitu pun kata Danny jika dilihat dari APBD Kota Makassar. Saat pertama menjabat wali kota, APBD Makassar hanya sekitar Rp.500juta. Namun saat ini sudah mencapai Rp.1,3 triliun. Hal serupa juga bisa dirasakan RT/ RW se- kota Makassar yang sebelumnya mendapatkan insentif Rp. 75 ribu, kini sudah bisa mencapai Rp. 1juta.

“Coba kita lihat pengangguran yang kita rekrut menjadi satgas kebersihan alhamdulillah saat ini sudah bisa berpenghasilan Rp. 2juta per bulan,” pungkasnya.

Baca juga :  Haris YL Buka Ujian Sertifikasi Barang dan Jasa Pemerintahan

Dengan demikian, sambungnya, hal- hal inilah yang meski terus dipertahankan ke depan, bahkan lebih ditingkatkan lagi. Karena itu lahirlah istilah ‘Jangan biarkan Makassar mundur lagi.’

Makassar, metrotimur.com – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto ikut melakukan zikir bersama menyambut tahun baru 1439 hijrah bersama ribuan warga dan anggota Laskar Anak Lorong na Makassar di mesjid Nurul Iman, Kel. Totaka, Kec. Ujung Tanah, Jumat, (22/9).

Danny sapaan akrab wali kota yang dikenal religius ini mengatakan tersebut sebagai salah satu bentuk rasa syukur dan ungkapan terima kasih kepada Allah SWT.

Ia juga menyampaikan, agar tahun baru hijriah yang diawali pada 1 Muharram diharapkan bisa dimaknai sebagai sebuah proses hijrah ke arah yang lebih baik sebagaimana pada tahun ini Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah dari Mekah ke Yastrib (Madinah).

“Kalau dalam program pemerintah kota Makassar hijrah itu, dua kali tambah baik,” sebut Danny.

Menurutnya, dalam kehidupan ini haruslah senantiasa progresif yang berarti hari ini mesti lebih baik dari hari kemarin. Begitu pun hari esok harus lebih baik dari hari ini.

Alhamdulillah, lanjutnya, dalam pemerintahannya, proses hijrah atau pencapaian dua kali tambah baik itu sudah bisa terlihat dari berbagai prestasi yang dicapai Makassar.

“Contohnya dalam kebersihan apakah kita sudah dua kali tambah baik. Alhamdulillah, baru tiga tahun kita sudah berhasil meraih empat adipura, tiga adipura nasional yang didapatkan setiap tahun berturut- turut dan satu adipura ASEAN,” ungkapnya.

Begitu pun kata Danny jika dilihat dari APBD Kota Makassar. Saat pertama menjabat wali kota, APBD Makassar hanya sekitar Rp.500juta. Namun saat ini sudah mencapai Rp.1,3 triliun. Hal serupa juga bisa dirasakan RT/ RW se- kota Makassar yang sebelumnya mendapatkan insentif Rp. 75 ribu, kini sudah bisa mencapai Rp. 1juta.

Baca juga :  Satpol PP Kota Makassar Amankan Pengedar Narkoba

“Coba kita lihat pengangguran yang kita rekrut menjadi satgas kebersihan alhamdulillah saat ini sudah bisa berpenghasilan Rp. 2juta per bulan,” pungkasnya.

Dengan demikian, sambungnya, hal- hal inilah yang meski terus dipertahankan ke depan, bahkan lebih ditingkatkan lagi. Karena itu lahirlah istilah ‘Jangan biarkan Makassar mundur lagi. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top