banner-1

Politik

Tak Mendukung DIAmi, Pengurus PDIP Makassar Babak Belur Dihujat Para Simpatisan

Makassar, metrotimur.com – Pasca beralihnya dukungan PDIP ke pasangan Appi – Cicu sejumlah pengurus PDIP Makassar merasa kewalahan menghadapi pertanyaan konsituennya.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang OKK PDIP Makassar, Rusli, SE. Menurutnya, para simpatisan PDIP yang ada di Kota Makassar ini merupakan roh dari partai besutan Megawati Soekarno Putri yang terus setia bersama setiap pesta demokrasi 5 tahunan, namun pada pilkada khususnya, pada pilwalkot Makassar 2018, simpatisan PDIP Makassar merasa sangat dikecewakan.

“Babak belur, kami harus diperhadapkan dengan pertanyaan dan tanggapan pahit dari simpatisan PDIP dan tentunya mau tidak mau sebagai kader kami siap – siap untuk hadapi hal yang tidak kita inginkan bersama dan apapun yang terjadi kami tetap tunduk kepada perintah partai, ” kata Rusli, sabtu (13/1/17).

Menurut Rusli, hasil penjaringan di 153 Kelurahan di Kota Makassar disepakati setelah melalui mekanisme Partai dan komunikasi politik antara incumbent Danny Pomanto dan DPC PDIP Makassar kemudian melahirkan surat tugas yang diserahkan langsung kepada Danny Pomanto di kediaman pribadinya. Tidak hanya sampai disitu kesepakatan yang dibuat oleh DPC PDIP Makassar juga diperkuat dengan penandatangan dukungan dari masing Ranting dan PAC yang menjadi rujukan DPC PDIP Makassar ke DPD dan DPD untuk Danny Pomanto, terang Rusli.

Lanjut Rusli, keputusan terakhirlah yang membuat sejumlah simpatisan merasa kecewa, karena mereka menilai ada kesepakatan yang telah dicedarai, merekapun menyayangkan sikap tersebut.

“Kecewa itu sudah pasti dan kami sangat pahami itu, untuk itu kami siap di hujat oleh simpatisan, pasalnya karena para simpatisan dari akar rumput menginginkan partai PDIP melabuhkan harapannya ke DIAmi pada Pilwali mendatang, ” ucap Rusli.

Baca juga :  Fakta Sidang, Permohonan Appi - Cicu Bertentangan Dengan Perbawaslu

Rusli menambahkan, kendati demikian kami tetap pada posisi sebagai kader harus tunduk dan patuh pada perintah partai terkait harapan dari para simpatisan PDIP di 153 Kelurahan kita akan lakukan komunikasi kembali meskipun itu bukan perkara mudah dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengembalikan kepercayaan simpatisan, tetapi kami sebagai kader akan terus berusaha untuk bisa mengembalikan kepercayaan itu.

“Membangun kepercayaan itu memang bukan perkara mudah dan butuh waktu dan pengorbanan yang besar, bukan perkara mudah, ” tambahnya. (Ic)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top