banner-1

Makassar

Tak Nikmati Air Bersih, Warga Citra Elok Tamangapa Kecewa Terhadap PDAM

MAKASSAR, METROTIMUR– Kompleks perumahan Citra Elok yang terletak di Jalan Tamangapa Raya, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala sudah 4 tahun tidak teraliri Air bersih. PDAM tuding warga kompleks tersebut tidak bayar iuran.

Kekecewaan warga Kompleks Citra Elok memuncak  terhadap pihak PDAM, berujung ketika pihak PDAM hendak memutuskan jaringan pipa PDAM yang sudah terpasang selama 4 tahun,  alasan pihak PDAM kalau warga tidak membayar iuran.

Salah satu warga Citra Elok Kasim (44) alamat Blok C no 4 mengaku sejak 2011 menetap di Kompleks tersebut hanya 3 bulan merasakan pasokan air bersih, setelah itu tak pernah lagi mendapatkan pasokan air dari PDAM hingga saat ini.

“Hanya tiga bulan kami menikmati layanan air bersih,  setelah itu sampai hari ini kami tidak pernah lagi mendapat jatah air bersih tanpa alasan yang jelas dari pihak PDAM, sehingga kami dan warga yang lain mengambil langkah untuk menciptakan sumur bor,”terang Kasim, Rabu (28/9/16)

Ketika tiba – tiba petugas PDAM hendak mencabut Kilometer air dengan alasan warga  tidak membayar iuran, Kasim dan warga lainnya yang berdomisili di Kompleks Citra Elok itu sangat kecewa perihal tak kunjung menikmati air bersih malah kilometer PDAM terancam dicabut.

“Setelah kami tidak di beri layanan air bersih kembali pihak PDAM mau cabut kilometernya,  padahal kami baru tiga Bulan tidak membayar tahun ini karena kami juga sudah 4 tahun tidak di beri layanan air bersih, bahkan karena seringnya petugas PDAM datang  mempertanyakan iuran kami, kami pun kembali membayar iuran yang tertunggak itu,  barulah sekitar tiga bulan kami tidak bayar karena kami punya kesepakatan, di mana pihak PDAM akan melakukan survei dan kajian untuk mencari solusi, tetapi itu kembali tidak di lakukan, namun langkah yang di lakukan oleh pihak PDAM justru ingin mencabut kilometer kami tampa penjelasan, “terang Kasim.

Baca juga :  Pinisi Diharapkan Mendidik Anak Cinta Maritim

“Kami berharap itikad baik pihak PDAM untuk konsisten di dalam perjanjian yang kami buat, di mana semua persyaratan telah kami lalui, namun faktanya pihak PDAM terlalu arogan dan tidak konsisten, mereka tidak mengaliri air bersih ke kami sementara kita sudah ikuti syaratnya,  setiap keluhan kami tidak di respon justru sebaliknya ,pihak PDAM justru tampil pada saat waktu tagihan iuran tiba, “tambah Kasim.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top