Metrotimur.com – Mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Taufan Pawe (TP), dipastikan tidak lagi ikut dalam kontestasi pemilihan Ketua Golkar Sulsel pada Musyawarah Daerah (Musda) mendatang. Keputusan tersebut disampaikan langsung Taufan Pawe kepada Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said, melalui sambungan telepon.
Muhidin mengungkapkan, Taufan Pawe memilih untuk memusatkan perhatian pada amanahnya sebagai anggota DPR RI. Meski tidak lagi maju sebagai kandidat ketua, Taufan Pawe tetap menunjukkan komitmen penuh terhadap Partai Golkar. Ia menyatakan siap memberikan dukungan kepada siapa pun kader yang nantinya terpilih memimpin Golkar Sulsel.
“Pak Taufan sudah menyampaikan langsung ke saya. Beliau ingin fokus menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI. Siapa pun yang terpilih nanti, beliau akan mendukung,” ujar Muhidin saat ditemui di Kantor DPD I Golkar Sulsel.
Saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai status pencalonan tersebut, Muhidin menegaskan bahwa keputusan Taufan Pawe bersifat final. “Iya, Pak TP tidak maju lagi,” tegasnya.
Meski demikian, peluang Taufan Pawe untuk tetap berkontribusi dalam struktur kepengurusan Golkar Sulsel ke depan masih terbuka. Muhidin menjelaskan, dinamika organisasi memungkinkan adanya penyempurnaan atau perombakan kepengurusan seiring dengan pergeseran tugas sejumlah kader.
“Nanti kalau ada penyempurnaan atau reshuffle kepengurusan, tentu bisa saja. Apalagi ada pengurus yang berpindah tugas, ada yang menjadi penjabat, atau dipercaya sebagai komisaris. Semua akan diisi sesuai ketentuan partai,” jelas Muhidin.
Sementara itu, konsolidasi internal Golkar Sulsel terus berjalan. Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said, dijadwalkan melakukan kunjungan perdana ke Makassar dalam kapasitas resminya pada Selasa, 23 Desember 2025. Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas dan komunikasi internal menjelang Musda.
Ketua Panitia Penjemputan, Armin Mustamin Toputiri, bersama Lukman B. Kady dan Imran Amin Syam, menyampaikan bahwa penyambutan khusus telah dipersiapkan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Muhidin dijadwalkan tiba sekitar pukul 13.00 WITA.
“Kami akan menjemput langsung bersama Pak Lukman B. Kady dan Imran Tenri Tatta,” ujar Armin, Senin, 22 Desember 2025.

