banner-1

Hukrim

Terlibat Politik Praktis, Mantan Camat Bontoala Resmi Dilaporakan Ke Panwaslu

Makasssar, metrotimur.com – Mantan Camat Bontoala, Syamsul Bahri resmi dilaporkan oleh warga seteleh kepergok sedang melakukan pertemuan tertutup dengan salah satu petugas KPPS wilayah Kecamatan Bontoala.

Dugaan keterlibatan mantan Camat Bontoala pada pilkada Makassar terkuak saat kepergok oleh salah seorang warga, saat mantan Camat Bontola, Syamsul Bahri, sedang bertemu dikediaman salah satu petugas KPPS di wilayah Kecamatan Bontoala.

Menurut pelapor yang dirahasiakan namanya, kepada awak media mengatakan, bahwa mantan camat Bontoala, syamsul Bahri, semenjak KPU menetapkan Pilkada Makassar hanya dikuti satu paslon, Syamsul Bahri sudah mulai memperlihatkan ketidak netralannya sebagai ASN.

“Saat kolom kosong mulai didengungkan, pak syamsul Bahri sudah mulai kelihatan ketidak netralannya. Bahkan tak tanggung – tanggung pak Syamsul Bahri menelpon sejumlah RT/RW untuk meminta agar mendukung paslo Appi – Cicu, ” kata pelapor inisial, ELB, senin malam (25/3/18).

Lanjut Elb, dugaan ketidak netralan mantan camat Bontoala tersebut yang berujung pelaporan ke pihak Panwas, puncaknya pada saat berkunjung kekediaman salah satu petugas KPPS di wilayah Bontoala bernama Ibu Sera, yang juga sebagai salah seorang ketua RT di Kelurahan Malimongan – Bontoala, pada hari minggu (24/6/18) sekitar pukul 11.00 wita.

“Jadi puncak dugaan keterlibatannya atau ketidak netralannya itu pada hari minggu (24/6/18) saat mantan camat Bontoala kepergok oleh warga saat berkunjung di kediaman salah seorang petugas KPPS, . Kedatangannya di rumah KPPS atas nama Ibu Sera, menurut warga yang mendapatinya sedang berdiskusi yang kesannya sedang membicarakan dan mempengaruhi soal arah dukungannya kepada salah satu Paslon Pilwalkot Makassar yakni paslon nomor urut satu ( appi – Cicu), ” ungkap Elb.

Saat kepergok oleh salah seorang warga yang juga sebagai Ketua RT di Malimongan, mantan camat Bontola kaget dan bergegas meninggalkan rumah petugas KPPS.Lanjut Elb, Sebelum beranjak pergi, mantan Camat Bontoala sempat mengeluarkan kata – kata, “Ih inikan timnya Kolom Kosong “, kutip Elb.

Baca juga :  Pesan Danny Bagi 1.517 Wisudawan Unismuh Makassar

Karena kedatangan mantan camat Bontoala kekediaman petugas KPPS tersebut, kecurigaan warga semakin meyakinkan bahwa mantan Camat Bontoala terus bergerak untuk paslon Appi – Cicu. Setelah berembuk dan mengumpulkan keterangan warga, beberapa warga juga kemudian membuka sepak terjang mantan camat Bontoala, bahwa selama ini mantan camat Bontoala sering menelpon warga, juga RT/RW untuk mengalihkan dukungan kepada Paslon Appi – Cicu, kata Elb.

Sekedar diketahui dari keterangan Elb, bahwa sejumlah warga Bontoala yang pernah dipengaruhi oleh mantan camat Bontoala untuk mengalihkan dukungannya kepada paslon Appi – Cicu, diantaranya salah seorang ketua RT dan ada yang menjabat sebagai ketua RW, ikut menjadi saksi pada pelaporan ketidak netralan mantan camat Bontoala di kantor Panwas.(fhr)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top