W3.CSS
Hukrim

Tertangkap Basah Oleh Warga Rusak APK Danny – Fatma, Pemasang Benner Appi – Rahman Diamankan Polisi

MAKASSAR, METROTIMUR.COM  – Pelaku pengrusakan benner kandidat Pilkada Makassar nomor urut 1 Danny – Fatma tertangkap basah oleh warga di Jalan Tamangapa Raya.

Sekira pukul 23. 30, rabu (7/10/2020) Wita dua orang telah mengakui perbuatanya telah dengan sengaja merusak dan menurunkan benner kandidat nomor urut 1 Danny – Fatma disejumlah titik di Kecamatan Manggala.

Kedua orang tersebut yakni Muh. Jibran (19) dan Muh. Sadewa (16), kedua pelaku tersebut masing – masing warga Kel. Borong kec. Manggala.

Dari pengakuan keduanya, mereka dengan sengaja menurunkan paksa Benner Nomor urut 1 Danny – Fatma karena keduanya diberi upah untuk memasang benner kandidat nomor urut 2 Appi – Rahman di Wilayah Kecamatan Manggala.

“Betul pak saya yang kasih turun bennernya pak Danny baru saya pasang bennernya pak Appi, “ aku Jibran dihadapan warga yang mendapati kelakuannya.

Kemudian kedua pelaku juga mengakui, bahwa target benner yang mereka turunkan hanya benner nomor urut 1 Danny – Fatma. Bahkan Jibran juga membeberkan bahwa dirinya yang menurunkan benner Nomor urut 1 (ADAMA) kemudian mengganti benner kandidat nomor urut 2 (Appi – Rahman dan dibantu temannya Muh. Sadewa.

“Saya yang kasi turun bennernya pak Danny Pomanto dan teman saya yang bantu mengikat kawat bennernya Appi sebagai gantinya, “ terang Jibran.

“Iya pak saya hanya bantu ikat bennernya Appi, yang turunkan bennernya pak Danny teman saya (Jibran), “ tambah Sadewa.

Dari keterangan dari kedua pelaku tersebut, bahwa mereka diberi upah 2000 perbenner untuk pemasangan benner milik Appi – Rahman. Keduanya mengaku ia hanya menurunkan benner nomor urut 1 (ADAMA).

“Saya dikasi uang 2000 perbenner dan saya sudah tiga hari menjalankan tugas sebagai pemasang benner Appi – Rahman khusus di Manggala, “ kata Jibran.

Baca juga :  Korupsi Penyimpangan Anggaran APBD 2016, Diduga Ada Keterlibatan Legislator

Saat dikomfirmasi siapa yang memerintahkan menurunkan benner nomor urut 1 (ADAMA), pelaku menyebut nama Undin.

”Saya disuruh sama yang namanya Undin, “ kata Jibran.

Dari peristiwa itu, kedua pelaku kini tengah diamankan oleh pihak Kepolisian Sektor Manggala. (ri).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

To Top