banner-1

Politik

Tim DIAmi: Issu Begal KTP Warga, itu Asumsi Orang Yang Tidak Memahami Mekanisme

Tim DIAmi Abd. Haris Awi

Makassar, metrotimur.com – Koordinator Tim Data pasangan Danny – Indira Mulyasari, Abd. Haris Awi akan menurunkan full tim dalam mengawal verifikasi faktual, sabtu (9/12/17).

Hal tersebut disampaikan usai menerima serah terima berita acara hasil verifikasi administrasi Paslon DIAmj yang dinyatakan oleh KPU Kota Makassar untuk menuju verifikasi faktual, di Hotel Max one, jalan Taman Makam Pahlwan Kecamatan Panakukang , Makassar, Jum’at malam (8/12/17).

“Verifikasi faktual nanti kita akan menurunkan full tim di 153 Kelurahan untuk mengawal tim verifikasi, pengawalan ini selain memang hanya tiga unsur yang masuk di sistim verifikasi faktual yakni PPS, Panwas juga dari kami sebagai tim paslon, diluar tiga unsur saya pikir tidak memenuhi unsur ikut dalam verifikasi faktual,” kata Awi.

Terkait strategi pengawalan di tingkat faktual, Awie sapaan akrabnya menjelaskan, bahwa pilwalkot ini semua kandidat punya strategi dalam memenangkan pesta demokrasi, maka Tim DIAmi juga mulai dari verikasi awal sampai di tahapan calon tetap menurut Awi sudah jauh hari sudah dipersiapkan.

“Tim DIAmi juga sudah punya pola tersendiri untuk mengawal suara rakyat dan memenangkan pasangan DIAmi di Pilwakot 2018 nanti dan tidak perlu kami jelaskan, ” jelas Awi.

Menanggapi Begal KTP yang diissukan melalui media oleh salah satu partai pengusung, Awi menegaskan, bahwa pihaknya sangat yakin bahwa semua prosedur atau peraturan terkait administrasi yang menjadi syarat independen sudah melalui mekanisme bahkan tahapannya sudah melalui kajian yang dalam dari pihak KPU dan Panwas, secara fakta tahapannya sudah mau memasuki tahapan final yakni verifikasi faktual.

“Kita percaya kerja-kerja KPUD dan Panwas dalam koridor Aturan yang jelas, pola begal KTP warga yang diasumsikan oleh pihak tertentu, saya rasa itu asumsi yang harus dibuktikan. Mari tegakkan persaingan dalam kontestasi politik Pilwali Kota Makassar secara elegan,” terang Awie yang juga Jubir DP.

Baca juga :  Golkar Mantapkan Strategi Menangkan NH-Azis Di Pilgub Sulsel

Awie menambahkan, “Perjuangan kami tidak akan sia – sia ketika keinginan atau suara rakyat itu kami kawal dengan baik, artinya rakyat telah mengawal kami (Paslon) dalam bentuk surat dukungan, maka tentu kita akan bertanggung jawab untuk mengawal suara rakyat itu dan itu adalah amanah buat kami yang harus kami jaga dengan baik, sampai keinginan rakyat itu terpenuhi, ” tambahnya. (Ron).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top