banner-1

Hukrim

Tim Hukum: Justru DIAmi Yang Dirugikan Oleh Putusan KPU Bukan Appi – Cicu

Tim Hukum DIAmi (Zulkifli Hasanuddin)

Makassar, metrotimur.com – Tim hukum DIAmi mengapresiasi usaha tim hukum Appi – Cicu untuk masuk sebagai pihak terkait dalam sidang musyawarah sengketa Pilkada Makassar yang digelar oleh Panwas Kota Makassar.

“Kami sangat mengapresiasi upaya tim hukum Appi – Cicu untuk masuk sebagai pihak terkait dalam gugatan DIAmi terhadap putusan KPU menjalankan perintah MA, meskipun akhirnya ditolak, ” kata Jamaluddin Rustam, tim hukum DIAmi, Sabtu (5/5/18).

Sebelumnya pada sidang perdana Panwas Kota Makassar, Jamaluddin Rustam tegas mengatakan, jika pihak Appi – Cicu ingin terlibat sebagai pihak intervensi, tim hukum DIAmi pun mempertanyakan apa relevansinya.

“Kami kan sudah tegaskan, apa relevansinya Appi – Cicu masuk sebagai pihak terkait, toh pihak terkait itu ketika ada potensi kerugian yang nyata itu ada, kan tidak ketemu barangnya, yang digugat itu bukan SK Penetapan Paslon Appi – Cicu, tetapi SK Pembatalan paslon DIAmi, justru usaha hukum DIAmi ini karena bukan lagi potensi tapi sudah dirugikan oleh putusan PTTUN dan MA, ” kata Jamaluddin Rustam.

Terkait potensi kerugian yang dimaksud dalam Perbawaslu No 15 tahun 2017 pasal 7 (tujuh) itu, Zulkifli Hasanuddin yang juga merupakan dari tim hukum DIAmi, menjelaskan, bahwa potensi kerugian yang nyata yang dimaksudkan dalam hal ini adalah potensi kerugian Konstitusional, bukan potensi materi.

“Jadi kalau dikatakan ada kerugian meteri, waktu dan tenaga yang dialami oleh pihak pemohon, tentu bukan potensi kerugian itu yang dimaksud pada Perbawaslu No. 15 tahun 2017 pasal 7, tetapi hak dipilih dan memilih yang menjadi objeknya, nah, sekarang pertanyaannya..? yang mana dalam hal ini yang berpotensi dirugikan hak konstitusionalnya Appi – Cicu, kan tidak apapun putusan akhirnya, Appi – Cicu itu tetap kontestan, ” jelas Zulkifli Hasanuddin, Sabtu (5/5/18).

Baca juga :  Rahman Pina : Kalau Mau Jadi Orang Hebat Jauhi Narkoba

Kemudian Zulkifli mengatakan, kalaupun potensi kerugian yang dimaksud oleh tim hukum Appi – Cicu dalam bentuk materi ataupun waktu dan usaha lainya termasuk upaya hukum untuk membatalkan paslon DIAmi, saya berpikir justru pihak DIAmi lah yang telah dirugikan, kata Zulkifli.

Dimana kita ketahui bersama kata Zulkifli, kita sama – sama ketahui, bahkan media massa pun ikut menyampaikan ke publik, paslon DIAmi resmi ditetapkan oleh KPU Makassar sebagai paslon, setelah syarat calonnya terpenuhi dan mendapat legitimasi hukum tanpa ada cacat hukum ataupun keberatan dan sanggahan diatasnya.

“Jadi kerugian DIAmi itu sangat jelas, karena penetapan sebagai kontestan pilkada Makassar tidak ada yang membantah ataupun keberatan dari pihak manapun termasuk, KPU, Panwas, Paslon, masyarakat, baik sebelum rapat pleno sampai ke proses penetapan di KPU Makassar pada tanggal 12 februari 2018, kan tidak ada, lalu kemudian dianggap tidak memenuhi syarat, barulah itu yang dikatakan dirugikan, ” tambah Zulkifli Hasanuddin.(fhr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top