banner-1

Hukrim

Tim Pansus Fasum Fasos DPRD Keluarkan Rekomendasi Penyelidikan ke Kejari

IMG_20170714_212000
Ketua Tim Pansus Fasum Fasos DPRD Makassar

MAKASSAR – Panitia Khusus (Pansus) Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos), segera mengeluarkan rekomendasi penyelidikan pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar.

“Tadi, kami sudah melakukan rapat internal, dan menyepakati pada Selasa mendatang, akan menyerahkan hasilnya ke Kejari,” ujar Abdul Wahab, Ketua Pansus, kemarin.

Ada sebanyak 454 pengembang yang masuk dalam data tersebut. Namun menurut dia, Kejari sebagai pihak yang berwenang menyelidiki, tentunya akan melakukan verifikasi factual terhadap 454 pengembang ini. Karena data yang baru ditemukan pihaknya itu masih berupa data mentah.

“Jadi nanti bisa saja berkurang, tergantung bagaimana hasil penyelidikan Kejari nanti,” ujar dia. Legislator asal Golkar ini menyebutkan, Fasum Fasos milik Pemkot Makassar itu, sekitar 900 yang harus dikembalikan ke Pemkot.
Pembahasan terakhir sebelum libur panjang kemarin adalah persoalan tukar guling antara GMTD dengan PLN. Apalagi, GMTD itu merupakan yang terbesar yakni 2 Hektare (Ha) lahan, diserahkan ke PLN dan telah digunakan sebagai gardu induknya.

Mayoritas, yang digunakan yang menggunakan Fasum Fasos adalah dari pihak pengembang. Dengan menghadirkan GMTD kata dia, pihaknya akan meminta pertanggungjawaban GMTD untuk mengganti lahan seluas 2 Ha.

“Lokasinya tepatnya memang kami belum membahasnya, namun bisa dimana saja, sepanjang itu masih di wilayah Kota Makassar,” ujar Wahab.

Dari informasi yang dihimpun, saat ini tengah dilakukan identifikasi di beberapa titik seperti di Jalan Pelita dan Jalan Faisal Kota Makassar.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar. M Ramadha Pomanto menargetkan untuk segera merampungkan persoalan tersebut. (adk)

Baca juga :  Sapi Ternak Milik Pengusaha, Timbulkan Kemacetan Dijalan Tamangapa Raya
Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top