W3.CSS
Hukrim

Tindak Lanjut Pengaduan AUHM Ke KPK, Sekda dan Inspektorat Panggil Kadisperindag Sulsel

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Sebagai tindak lanjut atas laporan Asosiasi Hiburan Malam Kota Makassar yang melaporkan Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan ke Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK), Sekda dan Inspektorat akan memanggil Kadisperindag Sulsel.

“Kita sudah terima aduan dari Asosiasi THM Makassar, sebagai tindak lanjut dari hasil koordinasi dengan Pemprov Sulsel, sesegera mungkin Kadisperindag Sulsel akan dipanggil untuk mengklarifikasi sehubungan dengan aduan itu, jadi dipanggil oleh Sekda dan Inspektorat, ” kata Adliansyah M Nasution, Kordinator Korsupgah KPK RI, selasa sore di Jakarta, selasa sore (31/12/19).

Saat dikomfirmasi seperti apa tindak lanjut dari aduan Asosiasi THM kepada KPK, Choky mengatakan, bahwa KPK menunggu apa hasil dari pemeriksaan Inspektorat Sulsel.

“Selanjutnya kita tunggu hasil pemeriksaan Inspektorat, seperti apa nantinya, yang pastinya pengaduan Asosiasi THM dan tindak lanjutnya sudah kita koordinasikan dengan Pemprov Sulsel, ” tutup Choky.

Diketahui sebelumnya sejumlah pengusaha hiburan malam di Kota Makassar merasa terganggu dmatas razia dan penyitaan minuman alkohol yang dilakukan oleh Diseperindag Sulsel yang didampingi oleh pihak kepolisian beberapa malam yang lalu.

Menurut Ketua AUHM, Zulkarnain, apa yang dilakukan oleh Disperindag Sulsel itu sangat keliru, bahwa alasan razia dan penyitaan oleh Diseperindag Sulsel yang mengatakan THM yang dirazia dan tidak memiliki Izin Minol hanya akal – akalan Disperindag Sulsel semata.

“Itu hanya trik saja, soal izin minol apa kewenangannya Pemrov sulsel melakukan penyitaan, ini sangat menggangu bisnis kami, padahal soal izin minol itu kita punya dari Pemkot Makassar, cuman saat ini masih dalam.proses perpanjangan izin, menurut kami itu sudah clear, tanda terima berkas perpanjangan izin juga sudah kita terima, kalau izin lambat keluar, tanggung jawabnya ada pada Pemkot, bukan usaha kami yang diganggu, ini sangat merugikan kami,” kata Zulkarnain.

Baca juga :  Tetap Solid, Warga Kelurahan Borong All Out Menangkan Kolom Kosong

“Setelah disita, kami disuruh bayar izin, ada apa, sudah keliru suruh bayar lagi izin, padahal bayar izin ada prosedur, lagian bukan ke Pemprov bayarnya tapi ke Pemkot, ” kata Zulkarnain. (Ron).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top