Hukrim

TKD Jokowi – Ma’ruf Amin Penuhi Panggilan Bawaslu, BPD Probowo Sandi Mangkir

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Joko Widodo – Ma’ruf Amin Sulsel, Syamsul Bachri hadiri panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar, Jumat (05/04/2019) siang.

Syamsul diperiksa terkait dua dugaan pelanggaran yang terjadi di kampanye akbar Jokowi di Lapangan Karebosi Makassar, pada 31 Maret lalu.

Adapun dugaan pelanggaran yang maksudkan adalah adanya pelibatan anak – anak warga negara yang belum cukup umur. Menurut Nursari Ketua Bawaslu Makassar, pada saat kampanye Jokowi – Ma’ruf Amin di lapangan Karebosi melibatkan ada laporan terkait adanya keterlibatan anak dibawah umur dan adanya surat edaran dari Pemkot terkait kampanye Jokowi di Karebosi.

“Jadi yang kita investigasi adalah adanya dugaan keterlibatan anak – anak di kampanye Jokowi – Ma’ruf Amin di Lapangan Karebosi, juga ada surat edaran dari dua Dinas Pemkot Makassar yang berhubungan dengan giat kampenye di Karebosi, jadi kita dalami dulu, ” ungkap Nursari, jum’at (5/4/19).

Terkait Kampanye kedua paslon Capres di Sulawesi Selatan, Nursari juga menyampaikan, bahwa tidak hanya hanya pihak 01 yang diduga melakukan pelanggaran, tetapi Kampanye Capres Prabowo – Sandi juga diduga melakukan pelanggaran.

“Jadi bukan hanya TKD Jokowi – Ma’ruf Amin yang kami panggil, tapi BPD Capres Prabowo – Sandi juga kita panggil dengan pelanggaran yang sama, tapi sampai masuk untuk panggilan kedua pihak BPD Prabowo – Sandi tidak hadir memenuhi panggilan Bawaslu, hari ini panggilan pertama buat TKD Jokowi – Ma’ruf Amin, sudah dihadiri, ” kata Nursari kepada awak media saat ditemui diruang kerjanya, jum’at sore (5/4/19).

Adapun jenis pelanggaran pada Kampanye Capres Prabowo – Sandi di Sulsel beberapa waktu yang lalu, Nursari mengungkapkan, pelanggaran yang pertama adalah, melibatkan anak – anak dibawah umur, yang kedua adanya penggunaan atribut partai yang bukan partai pendukung Capres Prabowo – Sandi.

Baca juga :  Gerindra Usung Calon Berdasarkan Hasil Survei

“Untuk kasus pelanggaran Capres Prabowo – Sandi yang kami sudah layangkan surat pertana panggilan, sampai saat ini belum dihadiri. Kami berharap dengan panggilan yang kedua, senin depan pihak BPD Capres Prabowo – Sandi bisa memenuhi panggilan Bawaslu untuk diambil keterangannya, ” ungkap Nursari.

Terkait penggunaan atribut partai (Golkar) pada kampanye Capres Prabowo – Sandi, Nursari mengungkapkan, bahwa jenis pelanggaran penggunaan atribut partai yang bukan pendukung di Kampanye Capres Prabowo Sandi, itu merupakan pelanggara Pidana Pemilu, tutup Nursari. (Ri).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top