W3.CSS
Makassar

Uji Petik, KPK: Direksi PD Parkir Tidak Boleh Mendengar Sepihak

Foto: Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Korsupgah KPK RI menghimbau pejabat Direksi PD Parkir Makassar Raya yang baru dilantik untuk melakukan uji petik kembali terhadap kantong – kantong parkir yang merupakan wilayah operasi para jukir.

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Korsupgah KPK RI Wilayah VIII Sulsel, Adlinsyah Malik Nasution. Menurut Choki sapaan akrabnya, bahwa uji petik merupakan cara untuk melakukan analisis terhadap potensi yg diterima oleh satu kegiatan atau usaha.

“Uji petik seyogianya rutin dilakukan guna memastikan kecenderungan suatu kegiatan usaha dimaksud, karena sirkulasi kendaraan tiap hari statistiknya cenderung naik, apalagi seperti kota Makassar, “kata Choki, senin siang (3/2/2020) di Jakarta.

Meskipun lanjut Choki, Bapenda Makassar sebelumnya sudah melakukan uji petik disejumlah kantong – kantong parkir, iya ratusanlah kantong – kantong parkir, ini bagus karena potensi pendapatan untuk pajak parkir itu bisa terukur pada angka minimalnya.

“Artinya tidak ada lagi kemungkinan ada alasan – alasan lagi soal pendapatan dari sektor jasa parkir yang bocor, nah ini harus terkoordinasi dengan PD parkir, olehnya pejabat yang baru harus duduk bersama dengan pihak Bapenda, Bapenda kan nerima pajak dan Bapenda punya kewajiban untuk mengetahui potensi itu, ” terang Choki.

Meskipun demikian, Sebaiknya Management darm lembaga atau Badan usaha harus melakukannya dan tidak mudah hanya mendengar dari pihak tertentu saja tanpa melakukan pengecekan rutin, kata Choki.

“Kemudian kita ingatkan untuk para Direksi Perusda yang baru, bukan hanya PD Parkir, tapi PD Pasar dan PD Terminal, agar setiap kebijakan yang ingin diambil harus merujuka kepada peraturan dan Perundang – undangan, apalagi Perusda ini bersentuha langsung dengan keuangan, jadi profesional dan tidak boleh main – main, ” himbau Choki.

Baca juga :  Kebiri Hak Orang Miskin, Haris Azhar dan Kopel Sulsel: Pemerintah Harus Audit Pendamping PKH

Selain itu, sebelum Direksi mengambil langkah – langkah starategis maka yang pertama harus dilakukan adalah meminta hasil audit dari Pemkot Makassar, sehingga star awal dan progres kerja Direksi yang baru dapat diukur, demikian juga dengan Perusda lainnya.

“Jadi jelas dulu seperti apa kondisi keuangan dan tata kelolanya, baru membuat langkah strategi, jangan asal gebrak saja, semua harus terukur, ” tegas Choki.

Dari informasi yang dihimpun, Direksi PD Parkir yang baru dilantik oleh Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb. Pasca pelantikan Direksi PD Parkir yang baru langsung melakukan penandatanganan kerjasama dengan pihak Swasta PT. Mitra Parkir Sukses, namun belum diketahui seperti apa model kerjasama yang terbangun.

Diketahui, Korsupgah KPK RI Wilayah VIII sebelumnya sudah melakukan monitoring dan evaluasi dengan agenda kerja supervisi dan pencegahan tindak pidana korupsi di Pemkot Makassar, khususnya sektor Pajak, Aset dan tata kelola Perusahan Daerah Kota Makassar.

Dari keterangan Kaban Bapenda, Irwan Adnan, bahwa ratusan kantong parkir pihaknya sudah melakukan uji petik. Menurut Irwan Adnan, posisi Bapenda diwilayah itu bukan sebagai pengelola, tetapi sebagai instansi penerima pajak, sehingga kata Irwan Adnan, kewenangan Bapenda masuk untuk mengetahui berapa potensi pajak disetiap kantong parkir.

“Ratusan sudah kami uji petik, dari ratusan itu memang bervariasi potensinya, tetapi angka minimalnya setiap titil sudah kami potensi termasuk pajaknya, soal pengelolaan kami dari Bapenda hanya menerima pajak, ” terang Irwan Adnan, senin siang (3/2/2020).

Sementara itu hari pertama kerja, Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya yang baru dilantik, Irham Syah Gaffar bersama jajarannya turun ke titik – titik parkir melakukan peninjauan sekaligus melakukan pendataan.

Baca juga :  Open House Hari Kedua, Rujab Wali Kota Makassar Kedatangan Banyak Tokoh

“Hari ini kita turun sama – sama Direksi lainnya melakukan peninjauan dan pendataan titik – titik parkir yang di kelola oleh PD Parkir selama ini, sekaligus bersilaturahim dengan para jukir dan pengusaha yang menggunakan lahan parkir milik Pemkot Makassar, ” kata Irham Syah.  (Ri).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

To Top