HOME

Warga Papua : Asyiikk.. Keliling Makassar Dengan Bus Trans Maminasata

METROTIMUR.COM – Trans Mamminasata adalah layanan angkutan massal bus rapid transit (BRT) di Kota Makassar yang mulai beroperasi pada Maret 2014. Koridor pertama yang dibuka adalah rute Mal GTC – Mal Panakkukang.

Bus_trans_mamminasata

Pengoperasian bus ini sudah direncanakan sejak tahun 2007, namun terus tertunda oleh berbagai faktor. Pada tahun 2011, Kementerian Perhubungan menunjuk tiga kota, yakni Padang, Surabaya, dan Makassar, untuk penerapan BRT pada tahun itu, namun hal tersebut kembali gagal terealisasi hingga tahun 2012 hingga tahun 2013.

IMG-20170219-WA0040

Salah seorang penumpang Bus Maminasata, Haji Bansu ( 55) warga Papua Irian Jaya di dampingi oleh saudaranya Ibu Maryam dan Ponakannya Andi Israh mengungkapkan, ” Makassar sekarang sudah sangat berkembang, sejak lama saya dambakan untuk bisa nikmati suasana Makassar yang di sebut – sebut sangat berkembang itu, Minggu (19/02/17).

” saya memilih hari minggu di Kota Makassar sepulang dari Umroh, saya ingin berkeliling di semua sudut Kota Makassar, sebelum saya kembali ke Papua, sayapun mengajak keluarga saya untuk berkeliling, saya memilih memakai Taxi, salah satu ponakan saya justru menawarkan naik bus, saya bertanya ” naik Damri yah” , bukan kata Andi Israh (25) ponakan saya tapi Bus Trans Maminasata “, Tutur Haji Bansu, yang merupakan warga Makassar, namun dengan perkawinannya dengan Haji Damir mereka memilih bertempat tinggal di Papua beberapa puluh tahun yang lalu.

IMG_20170219_184256

Bus Trans Mamminasata itu memiliki kapasitas penumpang sebanyak 40 orang, dengan rincian 20 orang duduk dan 20 orang berdiri dengan pegangan tangan, serta dilengkapi fasilitas tempat duduk prioritas untuk para penumpang lanjut usia, ibu hamil, dan penumpang dengan anak serta penumpang berkebutuhan khusus. Bus ini beroperasi setiap hari mulai dari pukul 08.00 WITA hingga 22.00 WITA. Karcis dapat dibeli di halte dengan tarif sebesar Rp. 5.000 untuk umum untuk satu kali perjalanan (flat) jauh atau dekat, Kata Andi Israh kepada Haji Bansu.

Lanjut Haji Bansu, ” wah..ternyata Bus Trans Maminasata sangat mewah dan nyaman bahkan karcisnya juga murah dan keistimewaannya juga bebas hambatan, tetapi kenapa kurang penumpang.

IMG_20170219_182104

” sangat nyaman, tetapi saya melihat dan merasakan busway yang minim penumpang ini, kondisi demikian normal adanya, padahal apanya yang kurang dari Bus Trans Maminasata ini, fasilitas lengkap, di atas bus kita bisa melihat setiap sudut Kota Makassar, saya teringat di Mekkah kemarin, di atas bus jamaah kita bisa melihat sekeliling”, Kata Haji Bansu, yang baru saja pulang dari umroh, kemarin (18/02/17).

Mungkin harus ada inovasi pemerintah, mensosialisasikan busway ala Makassar ini dengan kreatif. Coba menggratiskan penumpang di waktu-waktu tertentu, atau memberikan doorprize bagi penumpang yang beruntung, atau promo-promo kreatif lainnya. Saya Warga Makassar asli meskipun saya berdomisili Papua, tapi dengan fasilitas seperti ini saya tetap bangga sebagai orang Makassar, kata Haji Bansu sambil tersenyum. (Icca)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HEADLINE NEWS

To Top