banner-1

NEWS

Warga Pattunuang Antang Tolak Pembangunan Gereja

METROTIMUR – Puluhan orang tergabung dalam forum Remaja Masjid Pattunuang,  siang tadi melakukan unjuk rasa penolakan atas pembangunan Gereja yang berada di Kompleks Asrama Kodam Antang Pattunuang,  Kelurahan Antang,  Kecamatan Manggala,  Makassar,Jum’at (23/12/16).

Penolakan tersebut berawal dari informasi dari beberapa warga ,  di mana di Asrama Kodam Antang akan di bangun sebuah gereja dan tidak mengantongi ijin.

Mendengar Informsi tersebut Ketua Forum Remaja Masjid Pattunuang,  Muh. Ridwan langsung melakukan pengecekan baik ke kantor Lurah maupun langsung masyarakat setempat.  Setelah melakukan komunikasi dengan para pengurus Masjid,  Siang tadi usai melaksanakan Sholat Jum’at puluhan warga mendatangi lokasi pembangunan Gereja yang di anggap ilegal tersebut.

” Aksi kami hari ini sebagai warga Pattunuang adalah aksi damai ,  kami sebagai warga Pattunuang meminta untuk segera menghentikan pembangunan Gereja tersebut ,  dimana setelah kita melakukan pengecekan,  pembanguan Gereja tersebut tidak memiliki ijin sama sekali ,  mulai dari tingkat RT/RW samai ke tingkat Kelurahan “,   Kata Muh. Ridwan dalam orasinya,  Jum’at (23/12/16).

Sementara itu panitia pembangunan Gereja, Markus mengatakan,” Memang kami tidak memiliki ijin untuk pembangunan tersebut, kemudian apa yang ingin kami bangun di sana bukanlah Gereja seperti pada umumnya, tetapi gedung serba guna yang mana nantinya untuk di manfaatkan oleh warga di asrama Kodam tersebut, termasuk sebagai tempat ibadah dan sarana olahraga.

” mengenai ijin memang kami tidak mengurusnya, di mana kita ketahui tanah tersebut adalah kepemilikan Kodam , jadi kami menganggap tidak ada persoalan jika kita membangun prasarana umum di atas tanah Kodam tersebut, tetapi kami mengakui kalau itu ada sebuah kesalahan yang telah kami lakukan dan kami meminta maaf kepada seluruh warga pattununang, kami akan hentikan pembangunan tersebut dan tidak akan melanjutkan lagi, dan bersedia menanda tangani surat pernyataan”, kata Markus kepada pengunjuk rasa.

Baca juga :  UNDP Dukung Smart Pete - Pete Makassar

Dari pengakuan panitia Pembangunan Gereja, Markus, pendanaanya dari beberapa kelompok jemaat yang tergabung di dalam komunitas Medsos, jumlah sumbangan yang sudah di terima oleh Markus sudah mencapai puluhan juta Rupiah.

Jajaran Kepolisian Sektor Manggala yang di pimpin langsung oleh Kapolsek AKP Hasniati dan Danramil Panakukang Manggala Mayor Rochmat Agus  Hidayat hadir dalam giat tersebut dalam rangka melakukan pengamanan terhadap giat tersebut. (Ron).

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top