banner-1

Hukrim

Warning, Panwas: Jangan coba Utak – atik C1, Kami Punya Bukti Otentiknya

Makassar, metrotimur.com – Keributan yang terjadi di Kantor Kecamatan Manggala saat perhitungan  perolehan pemungutan suara ditingkat PPK, warga temukan berkas diduga berkas C1 siluman, Panwascam Manggala perketat pengawasan akses keluar masuk berkas diruangan perhitungan suara PPK Manggala.

Sekitar pukul 23 .00 wita sabtu malam (29/, sejumlah warga memprotes petugas PPS keluar masuk yang didapati membawa berkas. Dari informasi yang berhasil dihimpun disekitar kejadian, bahwa warga telah menemukan petugas PPS membawa berkas yang diduga berkas C1 siluman.

Ince Muh. Sain Ketua Panwascam Manggala kepada awak media menjelaskan, berkas yang ditemukan sedang dibawa oleh salah seorang petugas PPS Kelurahan Borong, bukanlah berkas C1 siluman.

“Jadi ini kesalahpahaman, bukan C1 siluman, tetapi kelengkapan berkas yang diantar oleh petugas PPS Borong di TPS 27, karena kekurangan arsip, maka diperintahkanlah ianggota PPS tersebut untuk mengambil kekurangan berkas tersebut, ” jelas Ince, sabtu (30/6/18).

Ince menegaskan, bahwa apapun metode rekayasa dan motif untuk merubah bukti otentik perolehan suara di C1, kami dari Panwas mengingatkan, bahwa data C1 sesuai hasil perhitungan di semua TPS sekota Makassar, pihak Panwas juga sudah mengantonginya, “Jadi jangan coba – coba mengotak atik C1, karena bagaimanapun kami akan dapati kecurangannya.

“Jadi jangan coba – coba mengutak – atik C1 dan untuk kasus ini kami sudah ambil keterangan PPSnya ,dan selanjutnya kami dalami untuk mengetahui apa motifnya jika ini diindikasi adalah kecurangan, maka kami juga akan mengejar siapa dalangnya, ” ” tegas Ince.

Kemudian saya juga sebagai ketua Panwascam Manggala menyampaikan, bahwa untuk wilayah Manggal adalah wilayah tanggung jawab kami dan kami pastikan kami akan fokus mengawasi semua gerakan tambahan negatif yang bisa mencedarai hak kosntitusi setiap warga dan itu harga mati buat kami di Panwascam Manggala, kunci Ince.

Baca juga :  Dinsos Validasi Ulang Data Masyarakat Miskin

Sementara ditempat yang berbeda, Humas Panwaslu Makassar, Muh. Maulana membenarkan, bahwa hari ini Ketua KPU Makassar, Syarif Amir sedang diambil keterangannya terkait adanya dugaan perubahan hasil pemungutan suara yang ditampilkan di website KPU dan dugaan pemberian informasi yang tidak benar soal hasil perolehan pemungutan suara di C1 kepada publik.(R*).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top