Pemkot Makassar Gandeng AKLI Sulsel Uji Kelayakan Listrik Rusunawa

Posted by

Makassar, metrotimur.com – Menindak lanjuti aspirasi warga Rusunawa Kota Makassar terkait pergantian KWH kompesional ke digital, Pemkot Makassar Gandeng DPD Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Sulawalesi Selatan.

Sebelumnya beberapa waktu yang lalu, keluhan warga rusunawa Lette Kecamatan Mariso mengeluhkan tingginya pembayaran listrik setiap bulannya setelah pergantian KWH pembanding. Dalam pertemuan saat itu di Rusunawa Lette Mariso yang dihadiri oleh Anggota Dewan Makassar dari fraksi PAN , Hasanuddin Leo, Kadis Perumahan , Ir.Fathur Rahim dan Kepala UPTD Rusunawa , Thelma Aradea, mendengar langsung apa yang menjadi aspirasi warga Rusunawa Lette Mariso terkait iuran listrik.

Keluhan salah satu warga Rusunawa Lette sapaan Anna Rostanti (50) , dimana tagihan listrik yang dinilai tidak seimbang dengan kapasitas pemakaiannya dan menuding pihak pengelola dalam hal ini UPTD Rusunawa tidak berbuat tidak adil. Dalam pertemuan tersebut langsung direspon oleh Kadis Perumahan, Ir.Fathur Rahim dan Anggota Dewan Makassar, Hasanuddin Leo. Dimana keinginan warga Rusunawa menginginkan pergantian KWH Kompensional ke KWH elektrik, langsung disampaikan ke Pemkot Makassar.

Sebagai tindak lanjut dari aduan warga Rusunawa terkait adanya kesalah pahaman antara warga dan pengelola Rusunawa, melalui instruksi Walikota Makassar, Ir. Moh.Ramdhan Pomanto Dinas Perumahan dalam hal Kepala UPTD Rusunawa Kota Makassar, Thelma Adradea menggandeng DPD Asososiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Sulsel yang di Ketuai oleh H.Arsyad Dg. Talle, untuk meninjau apa yang menjadi sebab terjadinya kenaikan iuran listrik. Dugaan AKLI Sulsel kemungkinan ada kesalahan tekhnis pada instalasi jaringan yang masuk kedalam kamar – kamar warga Rusunawa.

“Sebagai tindak lanjut dari aspirasi warga Rusunawa , dimana keinginan warga Rusunawa yang ada di Kota Makassar, menginginkan pergantian KWH konpensional ke KWH eletrik (voucher), olehnya kami dari pengelola menggandeng AKLI Sulsel, sebagai langkah awal untuk melakukan peninjauan kelayakan kelistrikan yang sekarang ini , ” Kata Kepala UPTD Rusunawa Kota Makassar, Thelma Aradea, Rabu (11/10/17).

Lanjut Thelma, tidak hanya itu pihak Pegelola Rusunawa juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak PLN terkait rencana pengajuan KWH elektrik tersebut. Namun pada tahun 2016, kebijakan PLN untuk KWH eletrik belum ada.

“Tahun lalu kami sudah berkordinasi dengan PT. PLN terkait pergantian KWH tersebut, tapi pihak PLN belum bisa mengambil kebjiakan saat itu, namun tahun ini kami sudah di beri signal dari PT. PLN untuk segera mengajukan, ” Terang Thelma Ardea.

Kehadiran AKLI Sulsel dalam hal ini, menurut Thelma Aradea, untuk  melakukan peninjauan kembali terkait kelayakan instalasi listrik yang terpakai sampai saat ini, untuk mengetahui apa yang menjadi masaalah terkait keluhan warga Rusunawa, sehingga pergantian KWH nantinya memang sudah melalui kajian kelayakan isntalasinya terlebih dahulu untuk menghindari persoalan baru yang muncul dikemudian hari, Kata Thelma Aradea. (Ron).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *