Makassar, metrotimur.com – Komitmen istri Ketua PDIP Makassar, Endang Susilawati melabuhkan pilihannya kepada DIAmi kembali dibuktikan.
Diketahui sebelumnya sebelum masa penetapan Paslon peserta Pilwalkot Makassar ditetapkan oleh KPU Kota Makassar, Endang Susiliwati yang juga merupakan mantan caleg PDIP Kota Makassar yang berhasil mendapatkan dukungan sebesar 1400 suara didapil IV Panakukang – Manggala, pernah menyatakan sikap. Endang Susilawati kepada awak media kala itu mengatakan, siapapun nanti pasangan
Danny Pomanto ia akan tetap mendukung.

Istri Ketua PDIP Makassar, Endang Susilawati Dampingi Danny Pomanto di Kec. Manggala, Selasa (20/3/18)
Seperti hari ini, selasa (20/3/18) Danny Pomanto mendapat kesempatan untuk bertemu dengan warga Kelurahan Biring Romang, Endang Susilawati ikut menyambut Danny Pomanto didampingi oleh sejumlah tim pemenangan DIAmi yang ada di Kecamatan Manggala.
“Iya, saya istri ketua PDIP Makassar, tapi saya pilih DIAmi, prinsip buat saya itu adalah hal yang utama dalam bersikap, kenapa saya memilih pak Danny Pomanto, jauh sebelumnya, Pak Danny sudah menjadi bagian dari kami sekeluarga, kami bukan keluraga, tetapi kami melebihi seperti saudara, ” kata Endang Susilawati, selasa (20/3/18).
Saat dikonfirmasi terkait konsekuensi sebagai istri dari Ketua PDIP Makassar, dimana PDIP adalah salah satu partai pendukung dan pengusung pasangan Appi – Cicu, Endang Susilawati dengan santai mengatakan, itulah makna dari sebuah Demokrasi.
“Saya pikir kita harus pahami, bahwa hak politik warga negara itu sudah diatur, jadi apa yang saya putuskan dalam menggunakan hak politik saya sebagai warga negara seperti inilah, saya memilih DIAmi, soal suami saya, itu kan perintah partai yang terstruktur. Perbedaan pilihan itu kan perkara yang dihalalkan dalam konteks hak politik, jadi saya pikir suami saya punya hak politik, saya dan anak – anak sama dijamin oleh UU tentang hak politik, tetapi meskipun kami berbeda rumah tangga kami tetap terjaga, ” ungkap Endang Susilawati.

Kemudian bergabung di Tim DIAmi saya juga seakan bernostalgia dengan para sahabat saya yang pernah berjuang memberi sumbansi suara di dapil IV Panakukang – Manggala untuk PDIP Makassar pada pileg 2014, sahabat seperjuangan saya itu ada digarda terdepan di tim pemenangan DIAmi, saya bangga dengan itu semua, Kata Endang.
Lanjut Endang Susilawati, jika ingin berdemokrasi dengan indah dan damai, maka marilah saling menghargai apa yang menjadi pilihan kita masing – masing dan silaturahim harus tejaga. Pesta Pilkada ini sebentar lagi akan berlalu, tapi persaudaraan akan dibawah sampai mati, mari sama – sama menentukan pilihan yang ujungnya adalah bagaimana Makassar yang kita rasakan hari ini bisa dua kali tambah baik lagi, olehnya saya terlebih dahulu meminta izin dan restu dari suami saya, dan suami saya adalah politisi yang menurut saya adalah orang yang sangat memahami arti berdemokrasi.
“Yang pastinya, Saya Indonesia, Saya Pancasila, Saya Makassar dan Saya Danny Pomanto, berbeda pilihan itu adalah marwah dari Demokrasi, ” kunci Endang Susilawati.(Sqd05)




Tinggalkan Balasan