MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Kepala Biro Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan kepolisian daerah harus mampu melakukan pendekatan persuasif dan dialogis dengan tokoh masyarakat setempat. Hal itu untuk meminimalisir kerusuhan seperti yang terjadi di Manokwari.
Lantaran itu Polri memastikan aksi massa di Papua tidak meluas ke wilayah lain.
“Para Kapolda diberikan kewenangan dari Kapolri (Jenderal Tito Karnavian) untuk betul-betul menjaga situasi agar kondusif,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta
Apalagi isu yang dihadapi sensitif sehingga upaya dialogis, jelas dia, harus dilakukan seluruh Kapolda dengan tokoh masyarakat. Tentunya sinergitas terus dilakukan dengan TNI-Polri dan pemda setempat guna meminimalisir dan mitigasi kerusuhan
“Di wilayah Jayapura situasi masih sangat kondusif kemudian di wilayah Papua saat ini masih cukup kondusif, Namun demikian aparat kepolisian TNI Polri terus menjamin keamanan dengan pemerintah daerah dan masyarakat kedepannya,” ujarnya.
Kepolisian, tegas dia, tetap melakukan pengamanan terhadap seluruh masyarakat. Termasuk menjamin keamanan mahasiswa Papua dalam menempuh perkuliahannya.
“Artinya kita melibatkan seluruh tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat sama-sama memberikan edukasi, pencerahan kepada masyarakat tentang situasi yang sebenarnya,” lanjutnya.
Sementara itu, terkait adanya dugaan kelompok yang hendak memulangkan mahasiswa asal Papua. Kata Dedi, jelas sangat bertentangan dan tindakan itu tidak sepatutnya dilakukan.
“Tidak boleh seperti itu, semua warga negara Indonesia memiliki kedudukan yang sama. Apalagi untuk menimba ilmu, itu harus dilindungi,” lanjutnya.
Dedi mengimbau semua pihaknya untuk menahan diri dan tidak terprovokasi dengan upaya oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Jadi tidak boleh ada provokasi seperti itu. Semuanya memiliki hak untuk menuntut ilmu di semua wilayah Indonesia,” terangnya.
Diketahui, senin malam (19/8/19), terjadi penyerangan oleh sekelompok massa di asrama Papua, tepatanya Jalan Lanto Deng Pasewang Kota Makassar, provinsi Sulawesi Selatan, Suasana sempat menegang, namun menjadi kondusif saat pihak keamanan dari Kepolisian dan TNI turun melakukan pengamanan dan berhasil mengkondusifkan situasi tersebut. (*)




Tinggalkan Balasan