MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Persahabatan Danny Pomanto dengan para loyalisnya terlihat pada beberapa moment di awal tahun 2020. Tahun 2020 adalah tahun yang akan menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin kota anging mammiri melalui pilkada serentak 2020, Kota Makassar salah satu wilayah yang menjadi sorotan bukan hanya lokal tapi drone politik Nasional membidik hentakan para pendukung para bakal calon Wali kota dan Wakil Walikota Makassar.
Danny Pomanto dan ribuan pendukungnya setelah sukses mengawal dan menghadiri Nasdem Day dengan jumlah loyalis DP sekira 10 ribu orang yang berasal dari ratusan komunitas yang ada di Kota Makassar.
Kemudian semalam tepat pukul 24.00 Wita , Kamis (30/1/2020), kediaman pribadi mantan Wali kota Makassar Ir. Moh. Ramdhan Pomanto kembali dipadati oleh para loyalis DP. Danny Pomanto tepat berusia 53 tahun, ucapan selamat ulang tahun tidak hanya kata – kata, tetapi hampir semua komunitas dan simpatisan lainnya menghadiahkan kue Ultah ke 53 sang inovator Danny Pomanto.
“Selamat Ulang Tahun pak DP, Sukses dan sehat ki selalu, kami bersamamu sampai kapanpun,Tungguma…Tungguma…Oppoki…oppoki, ” teriak para loyalis DP.
Ucapan selamat itu disambut penuh haru dan bahagia dari Danny Pomanto didampingi oleh istri tercinnya, Indira Jusuf Ismail, Danny menyampaikan terima kasihnya kepada loyalisnya, yang mana bagi DP para loyalisnya dianggap sebagai saudara sekaligus sahabat dalam berjuang membangun kota Makassar untuk dua kali tambah baik.
“Luar biasa, terima kasih kami sekeluarga haturkan atas support ini, saya pikir teman – teman bukan hanya sekedar teman, tetapi kalian adalah saudara sekaligus sebagai sahabat yang tidak pernah pergi, perjalanna kita sangat panjang, suka duka itu selalu menyertai persahabatan kita, tapi kalian (sahabat) yang tidak pernah pergi, terima kasih sahabatku semua, ” ucap Danny Pomanto.
Lanjut Danny Pomanto, sekarang kita akan kembali berjuang mewujudkan cita – cita kita semua, mimpi – mimpi warga Makassar, Makassar Dua Kali Tambah Baik dan Jangan Biarkan Makassar Mundur lagi.
“Ini jihad, tidak ada yang sia – sia perjuangan sahabat semua, tugas dan perjuangan kita belum tuntas, pesta 2018 kemarin itu adalah catatan sejarah para pejuang dan akan menjadi panglima dalam meraih kemenangan di pilkada 2020, kuncinya adalah kompak, silaturahim semakin dipererat dan rasa saling memiliki tanggung jawab harus terus terbingkai dalam garis – garis perjuangan kita semua, Insya Allah kemenangan itu akan kita raih, amiinn, ” sambung Danny Pomanto. (Ron).




Tinggalkan Balasan