MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Ribuan Warga kembali memadati kediaman mantan wali kota Makassar periode 2014 – 2019, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto, jalan Amirullah Makassar, jum’at malam (31/1/2020).
Kedatangan para tokoh masyarakat, komunitas dan RT/RW serta penasehat RT/RW dalam rangka menggelar zikir dan doa bersama sebagai rangkaian dari hari ulang tahun ke 56 Danny Pomanto.
Diketahui Danny Pomanto merupakan bakal calon wali kota Makassar yang dipastikan akan menjadi peserta pilkada dan merupakan kandidat yang tingkat populiratas dan elektabilitas yang masih menempati persentase yang tertinggi pada hampir semua lembaga survei yang terakui.
Di tempat yang berbeda dan waktu yang sama, Balon Wali Kota Makassar yang pernah bertarung pada Pilkada Makassar tahun 2018 yang ditumbangkan oleh Kolom Kosong, Munafri Aripuddin (Appi) juga menggelar acara di Gedung CCC jalan Tanjung Metro Makassar dengan materi penyampaian visi dan misi.
Dua acara dan tempat yang berbeda semakin menunjukkan bahwa pilkada Makassar akan kembali diramaikan oleh kedua Balon tersebut, yakni Danny Pomanto (DP) dan Munafri Aripuddin (Appi).
Video: Acara Appi Ricuh Gegara Uang Transport
Salah seorang ketua RT dari Kecamatan Panakukang, Agus Salim, saat dikomfirmasi mengapa lebih memilih hadir di acara Zikir dan Doa bersama Danny Pomanto ketimbang datang diacara Balon Wali Kota Munafri Aripuddin, Agus mengatakan, selain bersilaturahim dengan para loyalis DP, ia juga mengatakan, bahwa kehadirannya bersama teman RT dan RW lainnya adalah sebagai bentuk kecintaanya kepada Danny Pomanto.
“Kami memilih hadir diacara pak DP, jelas tujuannya, zikir dan berdoa dan pak DP adalah bagian daripada pejuang yang telah mengangkat wibawa RT/RW, bukan itu saja Pak DP juga adalah Wali kota saat itu yang telah memberikan tempat istimewa para tokoh yang bertarung di Pemilihan RT/RW meskipun tidak terpilih, tapi pak DP berikan tempat sebagai Penasehat Wali Kota dan diapresiasi, ” kata Agus, sabtu (1/2/2020)
Lanjut Agus sekaligus membeberkan, memang ada yang hadir di CCC sebagian teman – teman, kehadirannya karena adanya undangan yang beredar dengan iming – iming uang transport dan undian Umroh, meskipun pada ujung acara Appi di CCC berujung ricuh diakibatkan karena ada iming – iming atau janji Appi yang tidak terpenuhi.
“Saya dapat laporan dari teman yang hadir ditambah video yang beredar, acaranya pak Appi ricuh gegara uang transport. Nah, dari situ kita bisa lihat bahwa jauh berbeda dengan kami yang hadir di zikir dan doa bersama pak DP, datang dengan keikhlasan, tidak ada iming – iming dan tidak ada paksaan, artinya kehadiran kami di Amirullah itu semua terbangun karena kita sudah saling terikat dalam bingkai persaudaraan dan menurut saya, pak DP adalah orang yang layak kembali memimpin Kota Makassar, ” kunci Agus. (Ai).




Tinggalkan Balasan