MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Peralihan status dari Perusahaan Daerah (PD), ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir hampir selesai.
Sehingga, nantinya PD Parkir Makassar Raya bisa mengelola perparkiran dengan maksimal.
Salah satunya, penarikan retribusi parkir di Hotel dan Mall, dalam rangka menekan angka kebocoran.
Ketua Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Makassar, William Laurin menyebut, pihaknya cukup skeptis dengan retribusi anggaran yang dikelola oleh pihak swasta di hotel dan mall.
Hingga kini hotel dan mall menyetor 30% hasil parkir ke Pemkot. Hanya saja, upaya tersebut dianggap William sangat rawan.
“Kita tidak menuduh ini, Siapa tahu bisa lebih yang dia dapat (tak sesuai setoran). Artinya ini paling bagus jalannya dia (Perusda) yang kelola,” ujarnya., Jumat (18/02/2021)
Selain itu hal ini akan memperjelas kewenagan masing-masing instansi.
PD Parkir Makassar bakal berperan menarik retribusi yang kemudian disetor ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Rencana tersebut dikatakan cukup menjanjikan. Retribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parkir di Kota Makassar, kata William berpotensi akan berlipat.
Selain itu angka kebocoran setoran dapat diminimalisir.
“Dengan kondisi normal itu bisa masuk Rp30 Milliar sampai Rp40 Milliar PAD kita,” jelasnya.
William mengatakan, saat ini pembahasan Naskah Akademik telah rampung sepenuhnya. Sisa disetorkan ke Pemprov Sulsel dan di-Paripurnakan.
“Nanti tanggal 22 rencana kami akan asistensi di Provinsi, dan bisa kita jadwalkan untuk Paripurna,” terangnya.
Menanggapi hal ini, Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar menyambut baik rencana tersebut.
Sebab, katanya, hal ini akan membantu pihaknya untuk bisa berkembang lebih jauh.
“Kita semakin baik artinya orientasinya kita penataan dan pengendalian parkir. Begitu jadi Perumda, kita akan utamakan pelayanan dan pendapatan,” tuturnya.
Utamanya dengan masuknya PD Parkir dalam lingkungan baru.
Yaitu di Swalayan, Hotel, dan Mall melalui Peraturan Daerah (Perda).
“Hotel mudah-mudahan bisa kita kelola, kan kemarin kapasitasnya kita agak sempit. Di Perumda itu bisa lebih bagus lagi setorannya, kita bisa kerjasama mall, hotel dan alfamart (swalayan),” tutupnya.




Tinggalkan Balasan