MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Musrenbang yang seharusnya menjadi ajang diskusi dan penyaluran aspirasi warga kepada pemerintah harus tercederai akibat minimnya ketertarikan sejumlah SKPD yang tidak menghadiri undangan Musrenbang tingkat Kecamatan Manggala.
Tak hanya peserta musrenbang yang menyampaikan kekecewaannya, empat anggota dewan makassar juga kecewa dengan sikap sejumlah SKPD yang tidak hadiri undangan Musrenbang. Hadir pula Camat Manggala, Andi Fadli, Sekcam Manggala Andi Ansar, para ketua LPM dan delegasi dari 8 Kelurahan, Danramil 1408 Panakukang – Manggala serta Kapolsek Manggala.
“Buat apa ada Musrenbang kalau seperti ini, Musrenbang tingkat Kecamatan ini harusnya paripurna baru kita laksanakan. Heran ini para SKPD yang diundang untuk mendengar langsung aspirasi warga itu tidak muncul, mending kita bubarkan saja ini acara, ” kata Supratman dari Partai Nasdem saat menyampaikan sambutannya, jum’at (4/02/2022).
Seharusnya Pemerintah Kota juga memfokuskan perhatiannya di Kecamatan Manggala, jangan Kec. Manggala hanya jadi tempat penampungan, mulai dari Sampah, Tinja, Ternak dan kemacetan. Warga Manggala juga punya hak untuk mendapatkan perhatian yang lebih, lapangan kerja misalnya atau perhatian yang sifatnya bisa memulihkan ekonominya, termasuk infrastrukturnya, terang Supratman.
Diketahui sejumlah SKPD yang diundang pada Musrenbang tingkat Kecamatan Manggala, hanya Kadis Sosial Aulia Arsyad dan Kepala Beppeda, Helmi Budiman. Sementara tamu undangan lainya seperti Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail juga hadir membuka dan memberikan sambutan.
Selain Supratman dari Partai Nasdem, Kasrudi dari Gerindra, Aswar dari PKS dan Hamzah Hamid dari Partai PAN ikut menyesalkan sikap SKPD. (ron).




Tinggalkan Balasan