Makassar, metrotimur.com – Ketua Forum Kemanusiaan Kota Makassar, dr. Udhin Malik hadir memberikan support pada giat Musrenbang Tingkat Kecamatan Manggala yang diselenggarakan di Hotel Maxone Jalan Taman Makam Pahlawan, rabu (08/02/2023).
dr. Udhin dalam sambutannya menekankan serta mengajak warga untuk ambil bahagian dalam giat kemanusiaan. dr. Udhin juga mengharapkan, selain skala proritas dalam rencana pembangunan Daerah, ia juga mengajak kaum milenial termasuk para Laskar pelangi untuk ikut bergabung sebagai relawan dalam setiap giat sosial kemanusiaan.
“Kami berharap para milenial ataupun para Laskar pelangi agar kiranya juga mampu mengabdikan dirinya sebagai relawan kemanusiaan, ” Kata dr. Udhin dalam sambutannya.
Masih banyak tugas kita yang harus kita selesaikan bersama, persoalan stunting kemudian perhatian kita bagi anak – anak yang putus sekolah yang harus kita perjuangkan.
“Program Massikola kita buat untuk menjadi ruang bagi kita dalam mengabdikan diri kita, minimal kita jadi relawan kemanusiaan, menjadi relawan itu modal yang paling besar yang akan kita tuai hasilnya, insya Allah, ” ucap dr. Udhin.
Untuk Stunting,kita juga sudah siapka program dengan membentu satu anak satu warung makan, “Jadi satu anak stunting akan kita urus dengan mengajak para pengusahan makanan untuk mensedekahkan satu makanan satu anak stunting, ” terang dr.Udhin.
Banyangkan saja lanjut dr.Udhin, menekan angka stunting tanpa formulasi yang jitu kita buat,saya yakin kita akan kerepotan.
Seperti yang kami temukan, dalam satu keluarga ada anak yang kurang gizi, kita salurkan bantuan, tapi justru jatah anak stunting ini juga digunakan oleh keluarganya yang lain.
“Kita berikan semisal bantuan makanan, tapi makanan itu juga dimakan oleh saudara atau keluarga lainnya, sampai kapan gizi anak itu bisa terpenuhi jika masih ada pemahaman seperti itu, oleh karena itu satu anak satu warung makan akan menjadi jawaban atas keterpenuha. kebutuhan gizi anak stunting itu, ” kata dr.Udhin.
Sekali lagi, bagi para milenial salah satu pembuka rezeki termasuk jodoh adalah berjiwa relawan dengan giat – giat kemanusiaan, tutup dr. Udhin.




Tinggalkan Balasan