Pantja membuka konferensi PGRI cabang pertama di cabang Manggala

Posted by

Makassar, Metrotimur.com
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Manggala resmi menggelar Konferensi Cabang PGRI di Teras Nila, Bontomarannu, Kabupaten Gowa, pada Sabtu, 4 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting karena merupakan konferensi cabang pertama dari 14 cabang PGRI di Kota Makassar yang digelar tahun ini.

Konferensi dibuka secara resmi oleh Ketua PGRI Kota Makassar, Dr. Pantja Nur Wahidin, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen PGRI sebagai organisasi profesi untuk terus mengembangkan kompetensi profesional dan karakter guru, khususnya bagi seluruh anggota PGRI di Makassar.

> “PGRI bukan hanya wadah berhimpun para pendidik, tapi juga rumah besar yang mendorong peningkatan kompetensi, profesionalitas, dan kesejahteraan guru. Untuk itu, kami menghadirkan inovasi dalam sistem keanggotaan agar lebih terdata dan terlayani dengan baik,” ujar Dr. Pantja.

 

Sebagai bentuk penguatan organisasi, PGRI Kota Makassar juga mensosialisasikan platform database keanggotaan yang akan menjadi basis data seluruh anggota PGRI di tingkat cabang dan ranting. Selain itu, turut disosialisasikan SOP penerbitan e-KTA PGRI dan payment card PGRI Kota Makassar yang menjadi bagian dari transformasi digital organisasi.

Konferensi ini dihadiri oleh Ketua PGRI Kota Makassar, Ketua PGRI Cabang Manggala yang juga Wakil Ketua PGRI Kota Makassar, unsur pengurus PGRI Kota Makassar, serta 66 peserta konferensi yang terdiri atas pengurus cabang dan ranting se-Kecamatan Manggala.

Dalam forum tersebut, peserta konferensi juga berhasil memilih dan menetapkan pengurus baru PGRI Cabang Manggala periode berikutnya, dengan susunan sebagai berikut:

Ketua: Andi Asriani, S.Pd., M.Pd

Wakil Ketua: Hj. Rosmiati, S.Pd., M.Pd

Sekretaris: Haerani, S.Pd., M.Pd

Dengan terpilihnya pengurus baru, diharapkan PGRI Cabang Manggala semakin aktif dan kolaboratif dalam menjalankan program-program pengembangan guru di wilayahnya.

“Semoga kepengurusan baru ini dapat membawa semangat baru bagi guru-guru di Manggala, memperkuat solidaritas, dan memperluas manfaat organisasi,” tutup Dr. Pantja.

Vidia zahra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *