Ciptakan Lapangan Kerja Lokal, Perumda Parkir Makassar Raya Prioritaskan Jukir Ber-KTP Makassar

Posted by

Ciptakan Lapangan Kerja Lokal, Perumda Parkir Makassar Raya Prioritaskan Jukir Ber-KTP Makassar

MAKASSAR, metrotimur.com  – Perumda Parkir Makassar Raya terus menggencarkan program sosialisasi dan koordinasi tingkat akar rumput melalui serangkaian kegiatan roadshow ke berbagai kecamatan dan kelurahan di Kota Makassar. Langkah ini merupakan bagian integral dari upaya penataan sistem perparkiran kota yang lebih tertib, profesional, dan berkeadilan sosial.

orchard florist

Kegiatan terbaru berlangsung di Kecamatan Manggala pada Senin (15/6/2026), menandai komitmen perusahaan daerah dalam membangun sinergi kuat dengan pemerintah wilayah setempat.

Kolaborasi Strategis untuk Penataan Parkir Profesional

Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali (ARA), menegaskan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah memperkuat kolaborasi antara BUMN daerah dengan aparat pemerintah kecamatan dan kelurahan. Menurutnya, pengelolaan parkir yang efektif memerlukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan di tingkat lokal.

“Kedatangan kami ke kecamatan dan kelurahan bukan sekadar formalitas, melainkan untuk membangun kemitraan strategis. Salah satu agenda utama kami adalah menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat melalui sektor perparkiran yang dikelola secara profesional,” ujar ARA.

Prioritas Tenaga Kerja Lokal: Mengurangi Dominasi Pekerja Luar Daerah

ARA menyoroti fenomena ketenagakerjaan di sektor parkir Kota Makassar yang saat ini masih didominasi oleh tenaga kerja dari luar daerah. Data internal menunjukkan bahwa sekitar 50 hingga 70 persen juru parkir (jukir) yang beroperasi di Kota Makassar berasal dari luar wilayah administrasi kota.

Untuk mengatasi hal tersebut, Perumda Parkir Makassar Raya berencana melakukan pendataan dan pembinaan intensif bersama camat dan lurah. Tujuannya jelas: memberikan prioritas penuh kepada warga Kota Makassar yang memiliki KTP lokal.

“Ke depan, kami ingin memastikan bahwa peluang kerja di sektor perparkiran dinikmati oleh putra-putri daerah sendiri. Melalui pendataan yang akurat, kami akan memastikan bahwa masyarakat ber-KTP Makassar mendapatkan hak prioritas dalam pengelolaan parkir di wilayah masing-masing,” tambah ARA.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga lokal, tetapi juga memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap ketertiban umum di lingkungan mereka.

Sinergi Atasi Tantangan Parkir di Kawasan Padat Aktivitas

Camat Manggala, Ahmad, menyambut positif inisiatif Perumda Parkir Makassar Raya. Ia mengakui bahwa persoalan parkir di wilayahnya, khususnya di ruas jalan protokol dan kawasan pasar tumpah, masih menjadi tantangan kompleks yang berdampak pada kemacetan lalu lintas.

“Kami mengapresiasi langkah proaktif Perumda Parkir. Persoalan parkir di Manggala, terutama di area padat seperti pasar tumpah, memang sulit dikendalikan jika ditangani sendiri. Kami akan segera menindaklanjuti hal ini dengan bekerja sama erat dengan Perumda Parkir dan Dinas Perhubungan untuk mencari solusi terbaik,” kata Ahmad.

Ia menambahkan bahwa penggunaan badan jalan oleh aktivitas pasar tumpah sering kali memperparah kondisi lalu lintas. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan penataan zona parkir, penegakan aturan, serta edukasi kepada pedagang dan pengguna jalan.

“Permasalahan ini sudah kami petakan secara detail. Ke depan, kami akan tindak lanjuti bersama seluruh pihak terkait agar tercipta ketertiban, kenyamanan, dan kelancaran arus lalu lintas bagi masyarakat Manggala,” tutupnya.

Komitmen Menuju Tata Kelola Parkir Berkelanjutan

Kegiatan roadshow ini merupakan manifestasi dari komitmen Perumda Parkir Makassar Raya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat koordinasi vertikal dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan. Dengan pendekatan partisipatif ini, diharapkan tata kelola parkir di Kota Makassar dapat menjadi lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan, serta memberikan dampak positif langsung terhadap perekonomian masyarakat lokal. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *