Firman Pagarra : Sangat Tidak Elok Seorang Legislator Membandingkan Pemerintahan

Posted by

METROTIMUR.COM – Kepala Bagian Humas Kota Makassar Firman H Pagarra memaparkan penghargaan yang berhasil diraih Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto, selama lebih dari dua tahun menjabat.

Hal tersebut disampaikan Firman terkait kritikan pedas yang dilayangkan salah seorang anggota legislatif kota Makassar, Supratman yang mengatakan Danny Pomanto hanyalah merias kota, tanpa membuat perubahan.

“Ada lima penghargaan bergengsi di tingkat nasional yang menunjukkan kualitas pemerintahan, Adipura, LPPD, Kota Sehat, Top 35 Inovasi, Opini WTP. Kesemua itu tidak pernah diraih sebelumnya kecuali Adipura. Dan itu semua murni berdasarkan penilaian dari pemerintah pusat ke daerah,” ujar Firman, Selasa (20/2/2017).

Kemudian Firman juga mengatakan sikap membanding-bandingkan pemerintahan bukanlah hal yang pantas dilakukan seorang legislator.

“Alangkah tidak eloknya membandingkan pemerintahan sebelumnya dengan pemerintahan sekarang karena semuanya saling simultan, yang baik adalah di pemerintahan sekarang berjac dengan sangat baik berkat adanya pemerintahan dulu,” pungkas Firman.

Ia juga mengklarifikasi mengenai pertumbuhan ekonomi Makassar yang sempat menduduki posisi tertinggi, Firman mengatakan pertumbuhan ekonomi yang diserahkan ke Wali Kota Danny berkisar 7,39%.

“Dan mengenai tingkat pertumbuhan ekonomi yang dibilang tertinggi, iya memang pernah tertinggi tapi ketika diserahkan ke walikota sekarang bukan dalam 8 persen melainkan di 7.39 persen,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Farksi PDIP DPRD Makassar, Mesakh Reymond Rantepadang menilai setiap pemimpin memiliki gaya dan karakter yang berbeda. Dimana, kata anggota komisi A ini, periode Ilham Arif Sirajuddin (IAS) fokus pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan, begitupun dengan Danny yang memiliki program prioritas yang berbeda.

“Pemerintahan itu dapat dijalankan itu dengan style masing-masing, kalau Supra (Supratman) katakan begitu, mungkin pada periode lalu itu memang bagaimana akselerasi ekonomi dan pembangunan itu kencang pada zaman itu. Nah sehingga memang pertumbuhan ekonomi itu cepat,” kata Mesakh kepada wartawan saat dikonfirmasi, Senin (20/2/2017).

Berbeda dengan Supra, Mesakh menilai pemerintahan Danny sudah sangat baik. Pasalnya, telah banyak mencetak prestasi yang telah dicapai. Hal ini menurutnya suatu kebanggaan bagi masyarakat Makassar. “Indikator keberhasilan sebuah kepemimpinan itu dilihat dari kepuasan masyarakat,” kata Mesakh.

“Kondisi yang sekarang, kita tidak bisa menampik juga, pemerintah kota sudah begitu banyak penghargaan-penghargaan yang didapat. Tingkat kepuasan masyarakatkan begitu tinggi di periode pak Danny, itu mencapai 70 persen lebih,” Tegas Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Makassar ini.

Lebih jauh, Mesakh menegaskan, setiap pemerintahan memiliki tantangan yang berbeda-beda. Sehingga, lanjutnya, sehingga tidak ada salahnya ketika Danny melanjutkan warisan yang ditinggalkan IAS saat memimpin Kota Makassar.

“Periode pak IAS itu, dia memberikan landasan yang tinggal di lanjutkan pak Danny. Tidak bisa memang dipungkiri periode pak IAS luar biasa. Tapi presatsi yang pak Danny yang sekarang ini juga luar biasa dengan capaian-capaian yang diperoleh,” tandasnya.(*/Ron)

 

Sumber : Gosulsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *