Makassar, metrotimur.com – Beragam cara unik dilakukan untuk menjaga dan melestarikan serta merawat lingkungan hidup. Apalagi pada kawasan destinasi wisata pulau di kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Seperti yang dilakukan oleh sebanyak 30 pemuda berbadan kekar mengenakan loreng orange-hitam yang tergabung dalam Komando Inti (Koti) Mahatidana Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan melakukan aksi bersih-bersih pantai dengan cara memunguti sampah di Pulau Khayangan, Kota Makassar Sabtu (6/5/2017) kemarin.
Bahkan dalam aksi bersih-bersih pantai tersebut, mereka juga membawa istri dan anak-anak untuk turut serta dalam melestarikan serta merawat lingkungan hidup kawasan destinasi wisata pulau di kota Makassar itu.
“Koti tidak hanya sebagai lembaga militansi yang tinggi dalam soliditas dan solidaritasnya. Tapi sebagai media interaksi dan komunikasi antar kader pemuda pancasila. Termasuk bersinergi dengan badan lingkungan hidup dalam menjaga kualitas lingkungan agar tetap bersih dan lestari, khususnya wilayah kepulauan yang dimiliki kota Makassar,”kata Wakil Komandan Koti MPW Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan Usman saat ditemui di Pulau Khayangan.
Menurut Usman, sampah plastik seperti sisa botol air mineral dan lainnya yang berserakan di pesisir pantai Pulau Khayangan adalah wujud budaya buruk manusia dalam menjaga alam beserta isinya.
“Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan mewariskan alam beserta isinya untuk generasi mendatang. Makanya kami membawa anak dan isteri ke pulau tak hanya untuk berwisata. Melainkan tujuan utama kita adalah aksi bersih dan mengedukasi anak-anak agar menjaga kualitas lingkungan dimana mereka berada,” Usman memungkasi.(*)
