MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Dalam rangka mengamputasi penyebaran virus Covid19 di Kota Makassar, mantan Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto membentuk tim DP peduli.
Tim DP Peduli yang dibentuk oleh Danny Pomanto bertugas untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan kepada wilayah permukiman warga termasuk cairan disinfektan tersebut juga akan disemprotkan disetiap fasilitas sosial yang membutuhkan.
Menurut Koordinator Tim DP Peduli, Cak Ris, gerakan DP Peduli tersebut merupakan gerakan sosial atas munculnya virus Covid19 yang diduga kuat berpotensi menjangkiti siapa saja dan dapat berakibat fatal bagi kesehatan manusia.
“Saya pikir gerakan sosial ini adalah sebagai bentuk kepedulian kami, bukan hanya peduli tapi ini merupakan tanggung jawab kita semua untuk mengamputasi penyebaran luas virus corona tersebut, “kata Cak Ris, sabtu malam (21/3/20).
Dari keterangan Cak Ris, Tim DP Peduli yang turun melakukan penyemprotan anti septik Disinfektan adalah orang – orang yang berasal dari sejumlah komunitas dan ormas di Kota Makassar.
“Tim DP Peduli ini berisikan dari Komunitas dan Ormas yang ada di Kota Makassar, ” ungkap Cak Ris
Kemudian yang terpenting pesan pak Danny Pomanto kepada kami adalah bagaimana tetap fokus dalam beberapa hari ini, bahkan pak DP juga meminta kepada kami untuk membuka ruang komunikasi dengan warga yang membutuhka antiseptik Disinfektan untuk disemprotkan ke wilayah yg membutuhkan.
“Jadi kita buka ruang komunikasi dengan warga dengan via telepon atau via Whatsapp. Jadi siapa saja, bukan hanya warga lorong tapi bagi warga yang membutuhkan, ” terang Cak Ris.
Cak Ris menambahkan, bahwa kota Makassar pernah mendapat penghargaan terkait pelayanan kesehatan masyarakat secara gratis pada masa kepemimpinan Moh. Ramdhan Pomanto, melalui program call 112 dan Dottoro’ta
“Pak DP sewaktu menjabat sebagai wali kota, punya program Dottoro’ta dan Call 112 dan saya pikir pemerintah konsisten atas program itu. Nah, kita berharap agar masyarakat bisa menggunakan fasilitas tersebut ketika ada hal – hal yang urgen kapan saja, karena program itu dibuat untuk masyarakat makassar dalam sektor pelayanan kesehatan gratis, insya Allah semoga itu bisa menjadi salah satu solusi dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Makassar, ” tutup Cak Ris. (Ri).




Tinggalkan Balasan