Bansos APBN Menumpuk di Kelurahan, Camat Rappocini: Siapa Pihak Yang Bertanggung Jawab

Posted by

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Tumpukan Paket beras berupa Bantuan sosial dari APBN (Rastra) ditemukan di wilayah Kelurahan Bantabantaeng Kecamatan Rappocini tidak diketahui siapa penanggung jawabnya, ahad (19/9/2021).

Dari informasi yang berhasil dihimpun salah seorang warga Kelurahan Bantabantaeng sangat menyayangkan Bansos berupa beras tidak tersalurkan ke warga akibat tidak ketahuinya siapa pihak yang bertanggung jawab atas hak – hak warga yang berhak mendapatkan Bansos tersebut.

“Saya dapat laporan dari warga, katanya ada beras dengan karung berwarna merah berupa Bansos itu tidak tersalurkan ke warga dan tinggal di kantor kelurahan Bantabantaeng. Kemudian saya menuju lokasi dan ternyata benar ada tumpukan paket beras yang tidak tersalurkan ke warga, ” ungkap Andi Andis, sabtu malam (18/9/2021).

Namun dari keterangan Andi Andis sampai saat ini belum diketahui siapa penanggung jawab dari paket Beras ini.

“Kita belum tahu siapa penanggung jawab paket bantuan tersebut, yang pastinya Bansos covid yang baru saya ketahui dan sudah tersalurkan adalah Bansos Covid APBD Kota Makassar dari Dinsos Makassar, paketnya juga berbeda. Bansos APBD juga langsung disalurkan ke warga yang terdampak covid, ” kata Andi Andis

Dari hasil penelusuran, Syahruddin Camat Rappocini yang berhasil dihubungi melalui via whatsapp, Ia menyampaikan bahwa dari laporan Lurah Bantabantaeng Bansos APBN yang ada di Kelurahan Bantabantaeng tidak diketahui siapa penanggung jawabnya.

“Siap pak camat. Dari minggu lalu saya laporkan ke BPKP terkait ini beras pak. Baru BPKP sudah telpon pihak DNR. Tapi sampai sekarang pihak DNR tidak ada tindak lanjut pak. Rabu kemarin saya sudah telpon lagi, tapi sampai saat ini tidak ada juga tindak lanjut. Data penerima tidak diberikan kepada pihak kelurahan… banyak warga datang minta beras tapi petugas dari DNR tidak ada yg datang, ” kutip Camat Syaharuddin dalam pesan singkatnya, sabtu malam (19/9/2021).

Oleh karena itu kami berharap kepada pihak terkait, termasuk tim penyalur Bansos APBN ini bertanggung jawab dan bisa menyelesaikan persoalan ini, “Inikan Bansos tentu jelas siapa penerimanya dan saya yakin mereka yang bertanggung jawab pasti punya nama dan alamat penerima paketnya. Yang pastinya baru kali ini ada paket Bansos APBN ini ditampung di Kelurahan, alasan dari pihak DNR juga katanya cuman numpang titip saja, ” tambah Syaruddin. (ri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *