Makassar – Sekretaris Bapenda Kota Makassar, Fuad Arfandi, bersama Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah dan Retribusi Daerah (PPDI), Ibnu Munzier, menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi Implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) untuk Semester I Tahun Anggaran 2024 pada Rabu (31/7/2024).
Rapat ini diadakan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah di Balaikota Makassar dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi terkait, menciptakan forum diskusi yang konstruktif tentang kemajuan dan tantangan dalam pelaksanaan program ETPD.
Dalam rapat tersebut, Fuad Arfandi menjelaskan bahwa salah satu fokus utama adalah membahas perkembangan implementasi ETPD selama enam bulan pertama tahun anggaran 2024. “Kita perlu menilai sejauh mana program ini telah dilaksanakan, dan apakah tujuan utama dari elektronifikasi transaksi dapat tercapai,” ungkap Fuad.
Fuad juga mencatat bahwa selama diskusi, berbagai kendala yang dihadapi dalam implementasi ETPD diungkapkan oleh peserta rapat. “Kami membahas beberapa kendala yang muncul, mulai dari aspek teknis hingga sosialisasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan. Solusi yang diusulkan pun sangat beragam, dan kami berharap dapat segera diterapkan untuk memastikan kelancaran serta optimalisasi program ini,” jelasnya.
Penerapan transaksi elektronik dalam pengelolaan keuangan daerah diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi dalam proses pembayaran pajak dan retribusi, tetapi juga memberikan dampak positif dalam hal transparansi dan akuntabilitas. “Dengan adanya sistem yang lebih modern dan terintegrasi, kita dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah,” tambah Fuad.
Rapat ini juga menjadi kesempatan bagi setiap instansi untuk berbagi pengalaman dan best practices dalam penerapan ETPD. “Kolaborasi antarinstansi sangat penting untuk memastikan bahwa sistem yang kita bangun berjalan dengan baik dan saling mendukung. Semua pihak harus terlibat agar ETPD dapat diimplementasikan secara maksimal,” ujar Ibnu Munzier.
Lebih jauh, Fuad menekankan bahwa keberhasilan ETPD tidak hanya bergantung pada teknologi yang digunakan, tetapi juga pada komitmen semua pihak untuk menjalankan sistem dengan integritas dan disiplin. “Kita harus berkomitmen untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan, dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya transaksi elektronik dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Sebagai penutup, Fuad Arfandi berharap agar hasil dari rapat ini dapat menjadi pedoman dalam melaksanakan program ETPD ke depannya. “Mari kita terus bekerja sama untuk menciptakan sistem yang efisien dan transparan. Dengan dukungan dari semua pihak, saya yakin kita bisa mencapai target yang telah ditetapkan,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang tinggi, Bapenda Makassar bertekad untuk terus mendorong implementasi ETPD, sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik dan berorientasi pada masyarakat.(*)




Tinggalkan Balasan