Dialog FPK, Camat Manggala: Ciptakan Harmonisasi Tetap Dalam Satu Bingkai Bhineka Tunggal Ika

0
899

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Pemerintah Kecamatan Manggala Kota Makassar menggelar dialog kebangsaan dengan menghadirkan para Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dari 8 Kelurahan.

Dialog tersebut dipimpin langsung oleh Camat Manggala, Andi Fadli didampingi Sekcam Mangggala, Andi Ansar, sejumlah Lurah turut hadir dan Ketua serta Sekretaris Menara pada dialog tersebut yang dilaksanakan disalah satu warkop di Kompleks Pesona Prima Griya Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala, sabtu 4 Desember 2021.

Andi Fadli berharap dengan kepengurusan FPK yang baru ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 tahun 2006 tentang pedoman penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah, mampu untuk menciptakan wilayah yang harmonis dan terus menjadikan peradaban peradaban yang saling menghormati dan saling menjaga akan keutuhan antar warga baik dari sisi etnis dan agama.

Tentunya kata Andi Fadli, harmonisasi ini adalah marwah dari wujud dari nilai kebangsaan itu sendiri dengan berpedoman pada dasar Bhineka Tunggal Ika yakni meskipun berbeda – beda baik dari sisi kesukuan ataupun agama tetapi kita tetap dalam satu bingkai kebhinekaan.

“FPK ini adalah rumah kita semua dan akan menjadi wadah dalam menjaga harmonisasi antar warga. Perbedaan – perbedaan yang ada, adalah merupakan kesempurnaan dari bentuk persaudaraan kita semua. Tentu tidak hanya antar warga, tetapi dengan pemerinrahpun adalah bahagian yang tak terpisahkan, ” kata Andi Fadli dalam sambutannya.

Harmonisasi dan saling menghormati adalah kultur peradaban yang harus terus kita rawat dan jaga bersama, semua persoalan baik itu horizontal ataupun persoalan yang muncul secara vertikal harus kita selesaikan dengan memanfaatkan keberadaan FPK ini.

“FPK ini rumah kita semua, tempat kita semua membangun sinergitas secara kolaboratif. Saling menghormati dan menjaga adalah simbol kita semua, termasuk hal – hal sekecil apapun ketika akan berpotensi menjadi ruang perpecahan harus kita cegah melalui wadah FPK ini, ” ungkap Andi Fadli.

Oleh karena itu saya menginstruksikan kepada para Lurah untuk segera membangun koordinasi dengan para RT dan RW serta FPK untuk segera melakukan pendataan disetiap RT dan RW.

“Penting untuk kita lakukan pendataan, apalagi kita di Kec. Manggala ini adalah salah satu wilayah yang menjadi spot urbanisasi baik dari dalam kota Makassar itu sendiri maupun dari luar kota Makassar, ” terang Andi Fadli.

Andi Fadli juga menyampaikan, bahwa di Kecamatan Manggala ini sangat banyak rakag etnis yang sudah berdomisili sebagai warga Kec. Manggala, bukan hanya ada 4 etnis (Bugis, Makassar, Toraja dan Mandar) tetapi suku – suku dari luar 4 etnis ini juga banyak yang sudah berdomisili sebagai warga Makassar dan bertempat tinggal di Kecamatan Manggala.

“Jaga harmonisasi dan jaga persaudaraan dan tetap dalam satu bingkai Bhineka Tunggal Ika, berdampingan dengan menghidupkan harmonisasi dan saling menghormati adalah menjadi kunci dalam mengantar Makassar jauh lebih baik lagi, ” tutup Andi Fadli.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini