MAKASSAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar program edukasi bagi masyarakat mengenai keamanan informasi di dunia maya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan berbagai risiko digital yang dapat mengancam pengguna, terutama di kalangan generasi muda.
Dalam program yang berlangsung di berbagai lokasi di Makassar, masyarakat diajak untuk mengenali berbagai jenis ancaman siber, termasuk serangan phishing, perlindungan data pribadi, dan etika dalam menggunakan media sosial. Pesan utama dari kegiatan ini adalah pentingnya kehati-hatian saat berselancar di dunia maya dan memahami bagaimana cara menjaga privasi secara efektif.
Plt Kepala Dinas Kominfo Makassar, Ismawaty Nur, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat demi terciptanya lingkungan digital yang aman dan bertanggung jawab. “Kami berharap dapat memberikan wawasan baru bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan informasi. Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat bisa lebih cerdas dalam menggunakan teknologi informasi,” ujarnya.
Ismawaty juga menyampaikan bahwa ancaman siber semakin berkembang, sehingga masyarakat perlu memiliki pengetahuan yang cukup untuk menghindarinya. “Kami ingin setiap individu, terutama anak muda, bisa mengenali tanda-tanda phishing dan praktik terbaik dalam menjaga data pribadi mereka,” tambahnya.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan presentasi dan diskusi, tetapi juga didukung dengan video edukatif yang menjelaskan secara mendalam tentang langkah-langkah perlindungan data pribadi dan etika dalam penggunaan media sosial. Diharapkan, melalui pendekatan ini, masyarakat akan lebih sadar dan proaktif dalam menjaga keamanan informasi mereka.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Dinas Kominfo Makassar berencana untuk mengadakan lebih banyak program edukasi dan sosialisasi di masa mendatang. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga paham tentang risiko yang ada di dunia digital. Dengan demikian, diharapkan warga Makassar dapat berpartisipasi aktif dalam membangun ekosistem digital yang aman dan sehat.(*)




Tinggalkan Balasan