MAKASSAR – Dinas Sosial Kota Makassar, bekerja sama dengan Yayasan INANTA-CWS, menggelar penyerahan atribut Kampung Siaga Bencana (KSB) bagi empat kelurahan di Kota Makassar. Acara ini dilaksanakan di Aula Kantor Camat Biringkanayya pada Selasa, 9 Juli 2024, pagi.
Penyerahan atribut KSB bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana, serta meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan akan potensi bencana yang dapat terjadi. Dalam acara tersebut, hadir Plt. Kepala Dinas Sosial Andi Pangerang Nur Akbar, Camat Biringkanayya Juliaman, Ketua Yayasan INANTA Leonardi Sambi, Ketua Forum Kemanusiaan Kota Makassar dr. Udun Shaputra Malik, serta perwakilan dari Tripika dan Tripilar serta Tim Kampung Siaga Bencana.
Dalam sambutannya, Andi Pangerang menyampaikan pentingnya pembentukan Kampung Siaga Bencana sebagai langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi merupakan komitmen kita untuk membangun masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” ungkapnya.
Dia menambahkan bahwa atribut yang diserahkan meliputi berbagai alat dan bahan yang diperlukan untuk kegiatan mitigasi dan penanggulangan bencana. “Kami berharap dengan adanya atribut ini, masyarakat dapat lebih siap dan sigap dalam menghadapi bencana, serta mampu berkontribusi dalam penanganan bencana di wilayahnya masing-masing,” lanjut Andi Pangerang.
Camat Biringkanayya, Juliaman, juga memberikan dukungan penuh terhadap program KSB. Dia menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat harus terlibat aktif dalam mempersiapkan diri menghadapi bencana. “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri; kita semua harus bersinergi agar dapat meminimalisir dampak bencana yang mungkin terjadi,” tuturnya.
Leonardi Sambi, Ketua Yayasan INANTA, mengapresiasi upaya Dinas Sosial dalam menyelenggarakan program KSB. “Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan Dinas Sosial dalam kegiatan ini. Semoga atribut yang diserahkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, dr. Udun Shaputra Malik, Ketua Forum Kemanusiaan Kota Makassar, menekankan pentingnya edukasi mengenai kebencanaan kepada masyarakat. “Edukasi menjadi kunci agar masyarakat tidak hanya memiliki atribut, tetapi juga pengetahuan tentang cara menghadapi bencana,” jelasnya.
Kegiatan penyerahan atribut KSB diharapkan dapat mendorong semua pihak untuk lebih peduli dan siap siaga dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Dengan langkah-langkah preventif ini, diharapkan Kota Makassar dapat menjadi kota yang lebih resilient dan siap dalam menghadapi tantangan bencana yang ada.
Penyerahan atribut ini juga diharapkan menjadi momentum bagi penguatan kerja sama antara pemerintah, lembaga swasta, dan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana dapat terus ditingkatkan, sehingga keselamatan dan kesejahteraan warga dapat terjaga dengan baik.(*)




Tinggalkan Balasan