Dinas Tata Ruang Makassar Permudah Akses Informasi Kesesuaian Lahan untuk Masyarakat

Posted by

MAKASSAR,-Dinas Tata Ruang Makassar telah meluncurkan sebuah inovasi penting yang dinamakan SiPetarung, dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi mengenai kesesuaian lahan di kota. Dalam era digital saat ini, akses informasi yang cepat dan akurat menjadi sangat vital, terutama terkait pengembangan lahan dan perencanaan kota.

SiPetarung adalah aplikasi berbasis web yang memungkinkan pengguna untuk mengecek status lahan secara real-time. Melalui platform ini, masyarakat dapat dengan mudah mengetahui zonasi, potensi pembangunan, dan berbagai regulasi yang terkait dengan lahan tertentu. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan kejelasan dan transparansi dalam pengelolaan tata ruang, sehingga masyarakat tidak lagi kebingungan ketika ingin merencanakan penggunaan lahan.

Kepala Dinas Tata Ruang Makassar menjelaskan bahwa aplikasi ini dikembangkan berdasarkan masukan dari masyarakat yang sering mengalami kesulitan dalam memahami peraturan yang ada. Dengan SiPetarung, pengguna tidak hanya mendapatkan informasi dasar, tetapi juga dapat mengakses data analitik mengenai kondisi lahan, seperti risiko banjir atau potensi penggunaan lahan untuk pertanian dan permukiman.

Fitur interaktif dalam aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk memberikan masukan dan pertanyaan, yang akan ditanggapi oleh pihak dinas. Hal ini diharapkan dapat membangun komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat, serta memperkuat partisipasi publik dalam perencanaan tata ruang.

Lebih jauh lagi, Dinas Tata Ruang juga berencana untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi ini agar masyarakat dapat memanfaatkan semua fitur yang tersedia dengan optimal. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan SiPetarung tidak hanya menjadi alat informasi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif terlibat dalam proses perencanaan kota.

Dengan peluncuran SiPetarung, Dinas Tata Ruang Makassar menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan di kota. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam upaya menghadirkan transparansi dan kemudahan akses informasi terkait tata ruang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *