Format Masa Depan Makassar, Danny Jadikan RT/RW Garda Terdepan Dalam Perencanaan dan Pengawalan Program Pemerintah

Posted by

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Bakal Calon Wali Kota Makassar Ir. Moh. Ramdhan Pomanto resmi meluncurkan visi misinya jelang Pilwalkot yang akan diselenggarakan pada tanggal 24 September 2020 mendatang, ahad (2/2/2020).

Dalam peluncuran visi misi Danny Pomanto, ribuan simpatisan termasuk para Ketua RT/RW, tokoh Agama dan Para komunitas loyalis DP hadir mendengarkan langsung. Peluncuran visi misi tersebut mengangkat tema ” Format MasaDPan Makassar ” dengan menawarkan 8 point penting yang akan menjadi agenda kerja dalam skala proritas Danny Pomanto.

Tidak hanya simpatisan, sejumlah politisi dan anggota Dewan Makassar turut hadir dalam peluncuran visi misi Danny Pomanto, bahkan salah seorang bakal calon wali kota Makassar yang digadang gadang akan mendampingi Danny Pomanto yang merupakan kader Partai PDI P, Andi Yaqin Padjalangi hadir serta dalam acara peluncuran visi misi Balon Wali Kota Danny Pomanto.

Foto: Pemaparan Visi Misi Balon Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto, ahad malam (2/2/2020) di Jalan Amirullah Makassar.

8 point visi dan misi Danny Pomanto dalam pemaparannya menyampaikan, bahwa semua yang akan menjadi agenda kerja nantinya ketika rakyat makassar masih menginginkan dirinya memimpin Kota Anging Mamiri, maka RT/RW, LPM dan Masyarakat umum lainnya akan terlibat dalam penyusunan program kerja tersebut.

“Poinnya, saya menawarkan program kerja yang saya tuangkan dalam visi misi kami, tetapi kami akan meminta RT/RW, LPM, Tokoh Masyarakat, Akademisi dan para pemuka Agama untuk memberikan kritikan atau perbaikan, baik itu dalam tahap penyusunan maupun kelak nantinya akan menjadi program kerja Pemerintah kedepan,” kata Danny Pomanto.

Tentu 8 poin penting ini merupakan turunan dari apa yang menjadi program kerja Pemerintah pusat, meskipun sebelumnya, dimasa pemerintahan saya yang lalu 8 point tersebut sudah kita jalankan bersama dengan pelibatan RT/RW dan semua elemen masyarakat. Oleh karena itu kita tetap fokus kedepan untuk Makassar Tetap Dua Kali Tambah Baik.

“RT/RW, LPM, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Akademisi, Kaum Milenial, akan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan 8 point tersebut, saya serahkan semua ke masyarakat seperti apa masukannya, apa yang mau ditambahkannya, karena pemilik saham di Pemerintahan itu adalah masyarakat itu sendiri, maka masyarakat yang akan menentukan masa depan makassar, ” terang Danny Pomanto.

Kemudian papar Danny Pomanto, kedepan para RT/RW akan menjadi penentu dalam penyusunan kabinet pemerintahan ditingkat Lurah dan Camat. Danny membeberkan, bahwa ia akan melantik pejabatnya nanti ketika terpilih, khususnya Lurah dan Camat dengan meminta RT/RW yang akan menilai langsung.

“Nanti kalau kami terpilih, maka untuk pejabat Lurah dan Camat, kami serahkan kepada RT/RW untuk ikut menilainya, kenapa, karena Lurah dan Camat adalah struktural yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan bersifat pelayanan, jadi RT/RW yang akan menilainya siapa yang layak jadi Lurah dan Camat nantinya, ” kata Danny Pomanto.

Soal target pendapatan daerah, Danny berjanji akan mewujudkan PAD Makassar akan melampui angka 2 triliun rupiah. Menurut Danny Pomanto, target 2 triliun itu adalah angka minimal, bisa jadi di atas 2 triliun, jadi semua ada perhitungannya bukan asal berjanji, kita punya bukti, “Kemarin diperiode kami PAD Makassar itu mencapai 1, 4 triliun rupiah, padahal sebelumnya hanya 500 miliar. Artinya, semua hasil angka itu harus ada perhitunganya, ” kata Danny Pomanto.

Kemudian Danny membocorkan, bahwa kedepan untuk mencapai target 2 triliun bahkan diatasnya, yakni, peran RT/RW akan kembali jadi penentu, apa efeknya, insentif RT/RW juga akan ikut naik seiring dengan naiknya PAD.

“Jadi saya tidak ingin menjanjikan sesuatu yang tidak ada dasar perhitungan dan pertimbangan yang matang, dan RT/RW akan memiliki peran penting nantinya, seperti apa nantinya peran RT/RW, intinya wibawa RT/RW akan kita angkat dengan peran kinerja lebih baik lagi dengan melibatkan masuk ke dalam sistem baik itu pada perencanaan maupun dalam pengawalan program, ” kunci Danny Pomanto. (Ri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *