
Ketua Yayasan Akhirat HIKMAH: Apresiasi dan Bangga atas Suksesnya Halal Bihalal HIKMA 2026.
MAKASSAR, metrotimur.com – 18 April 2026 – Suasana penuh kehangatan, kekhidmatan, dan gelak tawa mewarnai gelaran Halal Bihalal Himpunan Keluarga Massenrempulu (HIKMA) 2026 yang berlangsung di Gedung Islamic Centre IMMIM, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Jumat malam (17/4/2026). Organisasi paguyuban masyarakat Enrekang yang telah berdiri kokoh sejak 17 Juli 1937 ini kembali mencatatkan sejarah dengan menggelar acara yang dikemas secara unik dan berbeda dari tradisi halal bihalal pada umumnya.
Rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya secara khusus disampaikan oleh Hj. Nurhadelia Fadeli Luran, Ketua Yayasan Akhirat HIKMAH. Dalam pernyataannya di sela-sela acara, ia tak kuasa menyembunyikan rasa harunya melihat antusiasme 500 lebih warga Massenrempulu yang hadir memadati gedung Islamic Centre IMMIM.
“Saya benar-benar bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, khususnya Ketua Panitia dan Ketua DPW HIKMA Sulsel, yang telah bekerja luar biasa mewujudkan acara ini. Dalam waktu hanya satu minggu, mereka mampu menyulap acara ini menjadi sebuah perhelatan yang megah, sistematis, rapi, dan penuh makna,” ujar Hj. Nurhadelia dengan wajah berbinar.
Apresiasi senada juga mengalir melalui sambungan WhatsApp yang ditujukan kepada Hj. Yusni Asmadi, Sekretaris Panitia sekaligus Ketua DPD HIKMA Kota Makassar. Dalam pesannya, Hj. Nurhadelia menuliskan, “Alhamdulillah, acara berlangsung sukses dan peserta merasa puas serta persiapan konsumsi panitia berlebih.” Pesan singkat tersebut menjadi penegas bahwa kerja keras panitia tidak hanya diapresiasi, tetapi juga membuahkan hasil yang melampaui ekspektasi.
Hikmah halal bihalal melalui Lakonisme: Tiga Putra Massenrempulu Sampaikan Pesan Tobana
Mengusung tema besar “Saling Memaafkan & TOBANA (Tolong-menolong, Bantu-membantu, Nasehat-menasehati)”, Halal Bihalal HIKMA 2026 tampil dengan konsep yang menyegarkan. Alih-alih menghadirkan sesi ceramah agama sebagaimana lazimnya acara serupa, panitia justru memilih pendekatan Lakonisme, sebuah metode penyampaian pesan singkat, padat, namun sarat makna dari para tokoh yang telah dikenal luas oleh masyarakat Massenrempulu.
Tiga putra terbaik Massenrempulu tampil secara bergantian menyampaikan pesan inspiratif. Brigjen Pol. Nasri Suleman, S.I.K., M.H., Wakapolda Sulawesi Selatan, menyoroti pentingnya menjaga kerukunan dan keamanan di tengah keberagaman. Prof. Dr. Ahmad Alim Bahri, S.E., M.Si., Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), menekankan urgensi pendidikan dan penguasaan ilmu pengetahuan sebagai kunci kemajuan generasi muda. Sementara H. Harmanto Pasannangi, S.E., Wakil Wali Kota Parepare, membagikan pengalaman hidup dan pandangannya seputar kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Dipandu oleh Yanti Sira, seorang Master of Ceremony (MC) profesional yang piawai mengolah suasana berlangsung cair dan hikmat. Pesan-pesan serius yang disampaikan justru diterima dengan antusias dan tanpa kesan menggurui. Kehadiran ketiga tokoh tersebut menjadi magnet tersendiri yang membuat para warga betah mengikuti acara hingga malam hari.
Dihadiri Para Tokoh dan Pejabat, Bukti Sinergi HIKMA dengan Pemerintah
Gelaran akbar ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting yang menunjukkan kuatnya sinergi antara HIKMA dengan pemerintah daerah. Tampak hadir Wakapolda Sulsel, Ketua Umum DPP HIKMA, Bupati Enrekang, Wakil Wali Kota Makassar, Wakil Wali Kota Parepare, serta Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Dr.Ir.H.Ilham Arif Sirajuddin, M.M, Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Maros, dan Rektor Universitas Ichsan, Sidrap, serta turut hadir ketua dan sekretaris Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Eropa.
Jajaran legislatif juga turut memeriahkan acara, di antaranya pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan seperti Rahman Pina, Fauzi Andi Wawo, Asman, dan Saharuddin. Tidak ketinggalan, anggota DPRD dari Kabupaten Enrekang, Kota Makassar, dan Kabupaten Pinrang juga hadir bersama jajaran pengurus DPW HIKMA Sulsel, DPD HIKMA se-Sulawesi Selatan, DPC HIKMA se-Kota Makassar, serta Dewan Pembina dan Penasihat HIKMA.
Srikandi Massenrempulu di Balik Layar Kesuksesan
Di balik kemeriahan dan kelancaran acara, dua sosok srikandi Massenrempulu menjadi tokoh kunci yang patut mendapat sorotan. Zuhaelsi Zubir, S.T., M.T., yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, bertindak sebagai Ketua Panitia dengan kemampuan manajerial yang mumpuni. Bersama Yusni Asmadi sebagai Sekretaris Panitia, keduanya membuktikan bahwa kepemimpinan perempuan mampu menghasilkan karya besar dalam waktu singkat.
“Persiapan hanya satu minggu, tapi hasilnya luar biasa. Ini bukti bahwa perempuan Massenrempulu memiliki daya juang dan kemampuan organisasi yang patut dibanggakan,” ujar salah seorang tokoh masyarakat yang hadir.
Dengan berakhirnya acara Halal Bihalal HIKMA 2026, semangat Tobana yang menjadi tema utama diharapkan terus membara dalam sanubari setiap warga Massenrempulu, di mana pun mereka berada. HIKMA yang lahir tahun 1937 kembali menegaskan eksistensinya sebagai wadah perekat silaturahmi dan penggerak kemajuan masyarakat Enrekang.




Tinggalkan Balasan