Kominfo Makassar Kolaborasi dengan DP3A, Gelar Edukasi Keamanan Digital dan Pencegahan Cyber Bullying di SMP 13

Posted by

Makassar– Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Makassar, menggelar kegiatan Kominfo Goes to School di SMP Negeri 13 Makassar pada Jumat (8/11/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terkait pentingnya keamanan digital dan dampak negatif dari cyber bullying, sekaligus menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar yang ke-417.

Ratusan siswa SMP Negeri 13 Makassar mengikuti dengan antusias sesi edukasi yang disampaikan oleh pihak Kominfo dan DP3A. Kabid Persandian Kominfo Makassar, Abram Lululangi, menjelaskan bahwa tema utama dalam kegiatan ini adalah peningkatan kewaspadaan siswa dalam berinteraksi di dunia maya. “Kami ingin memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya melindungi diri mereka di dunia digital, mulai dari menjaga privasi dan data pribadi hingga memahami bagaimana cara menghindari risiko yang dapat muncul saat berselancar di dunia maya,” ujar Abram.

Dalam sesi ini, siswa diajak untuk memahami berbagai tips melindungi diri di internet, seperti cara mengelola pengaturan privasi di media sosial dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi. Abram juga menekankan pentingnya berhati-hati dalam berbagi informasi pribadi secara online.

Selain itu, Kabid Pemenuhan Hak Anak DP3A Makassar, Anri Saleng, bersama dengan Ketua Forum Anak Makassar, memberikan edukasi lebih lanjut terkait berbagai bentuk bullying, baik itu fisik maupun verbal, yang dapat terjadi baik di lingkungan sekolah maupun di dunia maya. Anri menjelaskan bahwa cyber bullying adalah bentuk kekerasan yang tak kalah merusak dan perlu ditangani dengan serius. “Kami mengedukasi siswa tentang bagaimana cara mengidentifikasi dan menangani cyber bullying, serta mengingatkan mereka tentang pentingnya melaporkan jika mereka menjadi korban atau menyaksikan tindakan bullying, baik di dunia nyata maupun dunia maya,” ungkap Anri.

Anri juga menambahkan bahwa dampak dari cyber bullying tidak hanya berdampak pada kondisi mental anak, tetapi juga dapat mempengaruhi kehidupan sosial mereka. “Sangat penting untuk mengenali dan menghindari dampak buruk yang dapat ditimbulkan oleh cyber bullying. Kami berharap, dengan edukasi ini, siswa lebih paham dan dapat saling menjaga satu sama lain dalam menghadapi tantangan di dunia digital,” tambahnya.

Wakasek Humas SMP 13, Umariani, mengungkapkan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, edukasi mengenai keamanan digital dan pencegahan bullying sangat relevan di era digital saat ini. “Kami sangat senang menerima kunjungan dari Kominfo dan DP3A. Kegiatan ini sangat penting bagi siswa-siswi kami, terutama dalam memberikan pembinaan tentang cara aman menggunakan teknologi dan menjaga diri mereka dari dampak negatif dunia maya,” ujar Umariani.

Kegiatan Kominfo Goes to School ini merupakan bagian dari upaya Kominfo Makassar untuk terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, dengan tujuan tidak hanya memberikan edukasi kepada siswa, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya perlindungan di dunia digital. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kota Makassar ke-417, yang kali ini mengangkat tema pendidikan dan pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital.

Dengan kolaborasi antara Kominfo Makassar dan DP3A, diharapkan para siswa bisa lebih siap menghadapi tantangan dunia digital dan mengurangi risiko yang dapat merugikan mereka, baik secara psikologis maupun sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut ke sekolah-sekolah lain, mengingat pentingnya edukasi semacam ini di tengah berkembangnya teknologi digital yang semakin pesat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *