MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Tim pemenangan pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi semakin dipermantap menghadapi Pemilihan Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020. Partai pengusung, yakni NasDem dan Gerindra, termasuk para relawan terus bergerak memasifkan sosialisasi.
Ketua DPC Nasdem Makassar, Andi Rachmatika Dewi Yustisia Ilham, mengatakan, pihaknya sudah bergerak begitu Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengeluarkan surat rekomendasi usungan untuk pasangan Danny-Fatma.
“Kita dari dulu sudah bentuk tim pemenangan di setiap kecamatan dan kelurahan. Sekarang kita coba membentuk tim untuk di tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warganya (RW),” kata Cicu, sapaan akrab Andi Rachmatika Dewi, senin (13/7/2020)
Komposisi pemenangan Nasdem Makassar sedari dahulu memang sudah jelas. Tiap-tiap anggota fraksi bertanggung jawab di setiap wilayah masing-masing. Juga berkoordinasi dengan ketua-ketua DPC atau ketua kecamatan. “Termasuk berkoordinasi langsung dengan para ketua, jadi komposisi seperti itu dulu,” beber Cicu.
Di tempat yang berbeda, partai Gerindra juga makin gencar menguatkan basis-basis di tataran grassroots alias akar rumput. Itu dilakukan untuk menghimpun dukungan masyarakat seluas-luasnya untuk pasangan Danny – Fatma.
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerindra Kecamatan Rappocini Kota Makassar memastikan seluruh kader solid mendukung ADAMA. Begitu ADAMA mendapat rekomendasi partai, PAC Gerindra Rappocini langsung melakukan konsolidasi.
“Keputusan partai sudah final, kami sebagai kader harus patuh dan tegak lurus memenangkan pasangan Danny-Fatma,” kata M Sofyan, Ketua PAC Gerindra Rappocini, kepada awak media.
Sementara itu, Wahyudi Kasrul dari Indonesia Lokal Victory (ILV), salah satu lembaga survei dan konsultan politik, mengakui kapasitas dan kapabilitas seorang Fatmawati. Untuk saat ini, kata dia, Fatmawati harus diukur melalui pendekatan potensi.
Menurut Wahyudi, apabila Fatma sudah bersosialisasi secara masif, maka potensi pengenalan dan keterpilihan bisa ikut meningkat. Terlebih Fatmawati punya beberapa modal yang tak dimiliki para kompetitornya. Contoh, sebut dia, yakni opini gender.
Fatmawati juga seorang petarung di dunia perpolitikan. “Karena pengalaman dan modal bertarung yang dimiliki, maka tentu Fatmawati punya cara pandang politik yang lebih dewasa, strategis dan rasional,” beber Wahyudi, senin (13/7/2020).
Mendampingi mantan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, pasangan berjargon ADAMA kini sudah mendapat rekomendasi dari dari dua partai, NasDem dan Gerindra. Dua partai ini punya 11 kursi yang sudah lebih dari cukup untuk mendaftar sebagai kandidat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). (*/ri).




Tinggalkan Balasan