MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Orang tua siswa mendesak Dinas pendidikan untuk tidak bermain data tetapi turun melihat langsung kondisi siswa yang masih melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)
Hal itu diungkapkan oleh salah satu perwakilan orang tua siswa pada Rakor yang digelar oleh Tripika Kecamatan Manggala dan Puskesmas yang juga dihadiri oleh pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar.
“Seharusnya Disdik turun langsung melihat kondisi siswa bukan hanya main data semata, kasihan ada siswa yang terkonfirmasi tapi masih diterapkan PTM, sebagai orang tua siswa kami juga khawatir sama anak – anak kita, ” kata H.Sofyan.
Sementara yang mewakili Kadis Pendidikan, DR. Syarif menjelaskan, bahwa alasan tetap diberlakukan PTM karena ada beebagai pertimbangan, diantaranya, Lockdown bisa saja dilakukan bilamana jumlah yang terkonfirmasi itu massif atau diatas rata – rata.
“Misal dari 100 siswa ada 5 yang terkomfirmasi maka ada yang bisa dilakukan adalah lockdown kelas bukan sekolah, ” terang DR. Syarif.
Yang kedua, untuk penerapan daring banyak hal juga yang menjadi pertimbangan, pasalnya ditemukan siswa yang tidak bisa membaca atau belajar secara daring.
“Ada siswa gegara daring, siswa tersebut tidak bisa membaca, oleh karena itu kita akan terus memaksimalkan vaksinasi bagi siswa – siswa kita agar tetap melaksnakan PTM, ” kata Syarif.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, hasil vaksinasi yang dilakukan oleh Disdik bagi siswa yang bersekolah ditingkat SD dan SMP di Kecamatan Manggala masih terbilang rendah. Hal itu disampaikan oleh salah satu Kepala Puskesmas.
“Masih sangat rendah gerakan vaksinasi Disdik untuk anak – anak siswa, itu masih diangka 30 persen realisasinya, ” ungkap salah satu Kapus.




Tinggalkan Balasan