Makassar, metrotimur.com – Tim Pansus Fasum Fasos sangat menyangakan kinerja para Lurah dan Camat dalam pengawasan dan pengawalan Fasum Fasos yang ada di wilayah pengembang, senin ( 13/03/17).
Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua Tim Pansus Fasum Fasos DPRD Kota Makassar, Wahab Tahir, usai melakukan peninjauan langsung kebeberapa titik Fasum Fasos di Kecamatan Panakukang, pagi tadi, Senin (13/03/17).
Banyaknya fasum dan Fasos yang beralih fungsi yang di lakukan oleh para oknum, ini membuktikan, bahwa lemahnya pengawasan pemerintah di tingkat Lurah dan Camat.
” Fasum dan Fasos kita banyak yang beralih fungsi bahkan banyak yang hilang, itu di akibatkan adanya kelemahan di pemerintah itu sendiri, khususnya di tingkat Lurah dan Camat “, Kata Wahab Tahir.
Sangat tidak logis jika lahan Fasum Fasos tersebut di alih fungsikan menjadi sebuah bangunan ataupun fasilitas pribadi, sementara di lahan tersebut sangat jelas statusnya, kemudian Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) juga begitu gampangnya di keluarkan oleh Dinas Tata Ruang Dan Bangunan, sementara di ijin awalnya tertera siteplan, baik untuk luasanya dan jenisnya, ini juga membuktikan bahwa Dinas terkait juga ikut lemah dalam pengawasan dan pengawalan, Ungkap Wahab Tahir, di ruang rapat Komisi A, senin (13/03/17).
Olehnya Tim Pansus berharap, Pemerintah Kota Makassar harus lebih hati – hati lagi dalam mengeluarkan rekomendasi, kemudian Lurah dan Camat harus lebih jeli lagi dalam mengeluarkan status lahan ( sporadik).
” sebelum di keluarkan Lurah dan Camat harus meninjau kembali, apalagi jika lahan tersebut ada di wilayah pengembang, kita tidak ingin saling menyalahkan, namun kedepan harus lebih tertib lagi, sikap tegas Pemerintah harus menjadi landasan untuk memperjuangkan hak – hak masyarakat, jangan ada pembiaran “, Terang Wahab Tahir.
Sementara itu Anggota Pansus Fasum Fasos dari Fraksi Demokrat, Susunan Halim yang akrab di sapa Sugali, meminta kepada Walikota Makassar untuk mencopot Kadis Tata Ruang, alasannya Kinerja Dinas Tata Ruang Dan Bangunan Tidak Becus, jadiharis di copot , Kata Sugali. (Ron).




Tinggalkan Balasan