Pansus Fasum Fasos DPRD Makassar, Akan Mengundang Tim PTSL Prona Kelurahan Bangkala

Posted by

Makassar, metrotimur.com Tim Pansus Fasum Fasos DPRD Kota Makassar akan mengundang Tim PTSL Kelurahan Bangakala Kecamatan Manggala, Kamis (16/03/17).

Tim PTSL Program Nasional Agraria (Prona) Kelurahan Bangkala setelah melakukan pendataan dan pemetaan untuk pendaftaran Sertifikat Prona, Pendataan dan pemetaan Fasum Fasos juga bagian kerja Tim PTSL Kelurahan Bangkala.

Di ketahui di Kelurahan Bangkala, ada beberapa pengembang yang sampai hari ini belum ada kejelasan terkait Fasum Fasos apakah sudah di serahkan atau belum di serahkan.

Berdasarkan hasil wawancara dengan Lurah Bangakala dan Tim PTSL Kelurahan Bangkala, ada beberapa lahan Fasum Fasos belum jelas statusnya, salah satunya lahan Puskesmas Bangkala, Fasum Fasos yang ada di Kompleks Makassar Indah dan Kompleks BTN Makkio Baji.

Menurut Koordinator TIM PTSL, Baharuddin. SH, Lahan yang di tempati oleh bangunan Puskesmas Bangkala itu merupakan tanah hibah, namun bentuk hibahnya tidak di ketahui kepada siapa penyerahan hibahnya.

” berdasarkan kronologi status lahan tersebut, lahan tersebut merupakan tanah yang berasal dari pembelian para petugas Kesehatan ( Patungan), jadi kalau untuk di katakan Fasum Fasos tentu harus di kuatkan secara data yang otentik “, Kata Baharuddin. SH,

Selanjutnya, Salah seorang anggota PTSL yang juga sebagai Ketua ORW di Kompleks Makassar Indah ,Haji Nassa menjelaskan, ” untuk Fasum Fasos Kompleks Makassar Indah, Fasum Fasosnya sudah di kuasai oleh Masyarakat, namun untuk penyerahan ke Pemkot itu belum di lakukan, alasannya Perusahaan Pengembang tersebut mengalami bangkrut, Kata Haji Massa.

Mendengar hal tersebut, Anggota Pansus Fasum Fasos DPRD Makassar yang berasal dari Dapil IV Panakukang – Manggala, Maesyak Raymond dari Fraksi PDI dan Hj. Haslinda dari Fraksi PKS, akan mengundang pihak PTSL dan Lurah Bangkala untuk mendengar keterangannya.(Ron).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *