
metrotimur.com MAKASSAR — Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) yang terjadi di sekitar kawasan Mall Ratu Indah.
Ia mengatakan, pihaknya bersama kepolisian dan manajemen mall telah melakukan pembahasan terkait kondisi perparkiran di kawasan tersebut.
Menurutnya, persoalan parkir tidak dapat diselesaikan hanya oleh pengelola parkir, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami tentu prihatin kepada korban, pengemudi ojol. Kami dari pihak kepolisian dan manajemen tadi sudah rapatkan terkait pendataan perparkiran yang ada di sekitar sini,” ujarnya usai bertemu Management MARI Makassar, Senin, 21 September 2026.
Ia menjelaskan, keberadaan kantong-kantong parkir di sekitar kawasan tersebut perlu ditata agar aktivitas masyarakat dan pengunjung tetap berjalan aman dan tertib.
Untuk itu, Perumda Parkir bersama Dinas Perhubungan, kepolisian, pemerintah Kecamatan Mamajang serta pihak terkait akan menggelar rapat teknis dan turun langsung ke lapangan untuk melakukan kajian penataan parkir.
“Besok jam kira-kira pukul 10.00 pagi kami rapat teknis kajian bersama dengan Dinas Perhubungan. Kami juga melibatkan kepolisian, pihak kecamatan dan para pemangku wilayah yang ada di sini,” jelasnya.
ARA menegaskan, untuk sementara kawasan parkir tersebut akan disterilkan hingga ditemukan solusi dan kantong-kantong parkir yang dapat digunakan secara resmi.
“Untuk sementara tempat ini kita sterilkan, tidak ada parkiran sampai ada solusi kantong-kantong parkir yang akan dibuat oleh manajemen mall,” tegasnya.(**)



Tinggalkan Balasan