Peringatan Dini Terkait Potensi Kelangkaan Elpiji Bersubsidi di Sulawesi Selatan

Posted by

MAKASSAR, 18 September 2026 – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kelangkaan elpiji bersubsidi di Sulawesi Selatan (Sulsel). Berdasarkan proyeksi terkini, kuota elpiji 3 kg di wilayah tersebut diprediksi akan habis pada November 2026 akibat realisasi penyaluran yang terus melampaui batas alokasi harian.

Guna mencegah gangguan distribusi bagi masyarakat, Pertamina bersama Pemerintah Provinsi Sulsel tengah menggodok usulan penambahan kuota ke Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Realita Over Quota dan Komitmen Pelayanan

Manager Retail Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mardian, mengungkapkan bahwa tekanan terhadap pasokan energi bersubsidi di Sulsel sudah terlihat jelas sejak pertengahan September. Berdasarkan data penyaluran hingga 15 September 2026, seluruh jenis BBM dan elpiji bersubsidi tercatat mengalami over quota.
Realisasi penyaluran Biosolar mencapai 586.860 KL atau 110,3 persen dari alokasi Year-to-Date (YTD). Disusul oleh elpiji 3 kg yang tersedot 224.233 MT atau 109,6 persen dari kuota, serta Pertalite yang serapannya mencapai 814.122 KL atau 100,5 persen dari alokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *